TKN 02: Gimik Gemoy Prabowo itu Anugerah
Habiburokhman pun mengatakan kalau gimik tersebut hadir dan timbul secara natural, alami.
Sufmi Dasco Ahmad menyebut gimmick gemoy yang merepresentasikan Prabowo berkembang seiring dengan dinamika.
TKN 02: Gimik Gemoy Prabowo itu Anugerah
Ketua Koordinator Strategis Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo- Gibran, Sufmi Dasco Ahmad menyebut gimmick gemoy yang merepresentasikan Prabowo berkembang seiring dengan dinamika dan alami dari di kalangan pendukung.
"Bahwa kemudian ada gimik-gimik yang beredar di luaran dari para pendukung itu adalah dinamika yang berkembang yang tidak bisa kita larang," sebut Dasco kepada awak media, di Jakarta Selatan,
Dasco pun menilai seharusnya tidak ada masalah terkait gimmick tersebut. Sebab kontestasi politik memang sewajarnya untuk menarik simpati masyarakat, dan gimmick tersebut diambil serapan dari dinamika yang berkembang.
"Jadi kalau kemudian di paslon lain gimik-gimiknya kurang ya itu di luar kuasa kami. Karena di paslon nomor 2 ini memang kita lihat di medsos yang dukung gimik-gimiknya banyak dan heboh begitu," kata Dasco.
Sementara, Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran, Habiburokhman juga menanggapi kritikan yang datang terhadap gimmick dan istilah gemoy. Karena, gimmick itu tak akan bisa digunakan apabila subjek yang melekat tak disukai.
"Jadi yang namanya gimmick, yang namanya citra itu kan lengkap. Orang nggak akan suka dengan gimmick gemoy, gimmick lucu ya kalau orangnya tidak disukai, kalau gagasannya tidak disukai," kata Habiburokhman.
"Coba kalau, misalnya ada tokoh yang atletis, tampan, dan lain sebagainya tetapi gagasannya tidak disukai, tidak akan ada gimmick ini, gitu loh," tambahnya.
Gimik Gemoy Anugrah
Terlebih, Habiburokhman pun mengatakan kalau gimmick tersebut hadir dan timbul secara natural, alami. Karena pandangan orang-orang yang saat ini melihat Prabowo dan membuatnya viral seperti sekarang.
"Karena banyak orang yang mencintai Pak Prabowo, misalnya dikatakan dengan gimik-gimik gemoy dan lain-lain ya memang begitulah," kata Habiburokhman.
Meski begitu, Prabowo-Gibran tetap mengedepankan gagasan dan program yang mereka bawa. Terkait penampilan Prabowo yang gemas dan disebut gemoy, itu dipandang sebagai anugerah yang tak dibuat-buat
"Ya sudah bagi kami Pak Prabowo disukai karena gagasan, lebih disukai dengan memang penampilannya menggemaskan, yaitu anugrah. Jadi siapa sangka kita dapat anugrah seperti itu, kan orang gemuk banyak, politisi-politisi gemuk juga banyak, tapi yang disebut gemoy menggemaskan ya Pak Prabowo," tuturnya.
"Yang seperti ini yakin lah tidak akan bisa dibuat-buat, nggak akan bisa desain-desain lah, didesain, dan lain sebagainya. Ini memang sudah momentum ya Pak Prabowo sampai yang seperti pun muncul-muncul menguatkan Pak Prabowo," sambungnya.