Tahukah Anda? DWP Kemenko PM Kini Ajak Perempuan Jadi Wirausaha Digital Lewat TikTok
Penasihat DWP Kemenko PM Rustini Muhaimin menegaskan peran DWP tak hanya membina anggota, namun juga mendorong wirausaha perempuan digital, khususnya melalui TikTok, demi kesejahteraan.
Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM), Rustini Muhaimin, menyatakan adanya perluasan peran organisasi. DWP kini tidak hanya berfokus pada pembinaan anggota semata. Peran baru ini diungkapkan di Jakarta pada Selasa, 23 September.
Peran DWP diperluas untuk menggerakkan partisipasi perempuan agar berani berwirausaha. Langkah ini bertujuan menciptakan wirausaha perempuan yang tangguh dan mandiri. Mereka diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan keluarga serta masyarakat luas.
Salah satu upaya konkret yang diusung adalah dengan memberikan pemahaman mendalam mengenai bisnis afiliasi. Pemanfaatan platform digital seperti TikTok menjadi sangat penting dalam pemberdayaan ini. Ini membuka peluang ekonomi baru bagi perempuan dan keluarga.
Transformasi Peran DWP dalam Mendorong Wirausaha Perempuan
Rustini Muhaimin, Penasihat DWP Kemenko PM, menjelaskan bahwa DWP memiliki tanggung jawab lebih dari sekadar membina internal organisasi. Organisasi ini kini dituntut untuk menjadi garda terdepan dalam mendorong kemandirian ekonomi. Fokusnya adalah pada perempuan di seluruh Indonesia.
"Akan tetapi, juga mendorong tumbuhnya wirausaha perempuan yang tangguh, mandiri, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan keluarga dan masyarakat," ujar Rustini dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Selasa. Pernyataan ini menggarisbawahi visi besar DWP.
Inisiatif ini dirancang untuk memastikan bahwa setiap perempuan memiliki kesempatan yang sama. Mereka dapat mengembangkan potensi diri dalam bidang kewirausahaan. Hal ini diharapkan dapat memperkuat fondasi ekonomi keluarga.
Memanfaatkan Platform Digital TikTok untuk Pemberdayaan Ekonomi
Untuk mencapai tujuan tersebut, DWP Kemenko PM mengidentifikasi bisnis afiliasi sebagai salah satu strategi efektif. Bisnis ini menawarkan fleksibilitas dan aksesibilitas yang tinggi. Ini sangat cocok untuk para ibu rumah tangga.
Pemanfaatan platform digital, khususnya TikTok, menjadi kunci utama dalam program ini. TikTok tidak hanya sebagai sarana hiburan. Platform ini juga berfungsi sebagai alat pemberdayaan masyarakat. Terutama bagi perempuan yang ingin memulai usaha.
"Dunia digital membuka peluang ekonomi baru, salah satunya menjadi afiliator yang dapat diakses siapa pun, termasuk ibu rumah tangga," kata Rustini. Peluang ini memungkinkan ibu rumah tangga menjalankan bisnis dengan terukur. Bisnis dapat dijalankan secara efisien dan mudah dari rumah.
Dukungan Pemerintah untuk Peningkatan Pendapatan dan Pengentasan Kemiskinan
Upaya DWP Kemenko PM ini selaras dengan program pemerintah dalam meningkatkan pendapatan masyarakat. Pemerintah terus berupaya keras untuk memberdayakan ekonomi. Tujuannya adalah mencapai kesejahteraan yang lebih merata.
Salah satu bentuk dukungan nyata dari pemerintah adalah melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025. Inpres ini berfokus pada optimalisasi pelaksanaan pengentasan kemiskinan. Ini juga termasuk penghapusan kemiskinan ekstrem di seluruh wilayah.
Melalui sinergi antara DWP dan kebijakan pemerintah, diharapkan semakin banyak perempuan yang termotivasi. Mereka dapat mengambil peran aktif dalam perekonomian. Ini akan mempercepat pencapaian target pengentasan kemiskinan nasional.
Sumber: AntaraNews