Stok Blangko KTP Elektronik Bengkulu Aman Hingga 2026, Pemkot Imbau Warga Segera Urus
Pemerintah Kota Bengkulu memastikan ketersediaan stok blangko KTP elektronik sebanyak 11.000 keping, cukup hingga Januari 2026. Masyarakat diimbau tidak menunda pengurusan dokumen penting ini.
Pemerintah Kota Bengkulu mengumumkan ketersediaan stok blangko KTP elektronik yang mencapai 11.000 keping. Jumlah ini dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Januari 2026 mendatang. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Bengkulu, Widodo, menegaskan bahwa stok ini dalam kondisi aman.
Ketersediaan blangko KTP elektronik yang melimpah ini merupakan langkah antisipasi terhadap potensi lonjakan permohonan. Peningkatan permintaan administrasi kependudukan sering terjadi menjelang akhir tahun dan awal tahun baru. Persiapan telah dilakukan sejak awal November demi menjaga stabilitas layanan.
Masyarakat di Kota Bengkulu kini diimbau agar tidak menunda proses perekaman maupun pencetakan KTP elektronik. Pemerintah kota berkomitmen penuh untuk memastikan seluruh layanan kependudukan berjalan cepat, lancar, dan tanpa hambatan. Koordinasi erat dengan Disdukcapil Provinsi juga terus diperkuat.
Stok Blangko KTP Elektronik Aman dan Antisipasi Lonjakan Permohonan
Kepala Disdukcapil Bengkulu, Widodo, menjelaskan bahwa stok 11.000 keping blangko KTP elektronik saat ini jauh melampaui kebutuhan rutin bulanan. Angka ini signifikan lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya yang hanya mencapai ribuan keping. Peningkatan stok ini merupakan strategi penting pemerintah daerah.
Langkah proaktif ini diambil guna mengantisipasi lonjakan permohonan administrasi kependudukan yang kerap terjadi. Lonjakan tersebut diperkirakan akan memuncak pada akhir tahun hingga awal Januari 2026. "Untuk persiapan di bulan Januari, dari Desember hingga Januari 2026 itu sudah perlu kita persiapkan di bulan November ini,” ujar Widodo.
Untuk menjaga kelancaran pelayanan KTP elektronik, Disdukcapil Bengkulu juga telah memperkuat koordinasi. Kerja sama erat dilakukan dengan Disdukcapil Provinsi Bengkulu. Jika terjadi kekurangan blangko, mekanisme subsidi stok dari provinsi akan segera diaktifkan untuk menjamin pasokan.
Dengan ketersediaan stok blangko yang aman ini, masyarakat tidak perlu khawatir akan kekosongan. Pemerintah Kota Bengkulu memastikan bahwa setiap permohonan KTP elektronik dapat dilayani dengan optimal. Hal ini mendukung percepatan kepemilikan identitas bagi warga.
Capaian Perekaman KTP Elektronik Tinggi dan Inovasi Layanan Adminduk
Selain memastikan ketersediaan blangko, capaian perekaman KTP elektronik di Bengkulu juga menunjukkan hasil yang sangat positif. Hingga akhir Juli 2025, angka perekaman bagi masyarakat berusia di atas 17 tahun telah mencapai 99,9 persen. Ini berarti 281.760 orang dari total wajib KTP sebanyak 281.968 orang telah terekam.
Widodo mengungkapkan bahwa capaian perekaman KTP elektronik di Kota Bengkulu ini adalah yang tertinggi. Performa ini mengungguli sembilan wilayah lain di Provinsi Bengkulu. Data ini menunjukkan efektivitas program pelayanan administrasi kependudukan di tingkat kota.
Keberhasilan luar biasa ini tidak terlepas dari upaya Pemkot Bengkulu dalam memaksimalkan pelayanan administrasi kependudukan. Salah satu inovasi penting adalah pembukaan layanan pada hari Sabtu dan Minggu. Layanan akhir pekan ini dirancang khusus untuk meningkatkan aksesibilitas bagi seluruh lapisan masyarakat.
Widodo menerangkan bahwa pelayanan di hari libur tersebut beroperasi dari pukul 09.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB. Inisiatif ini memungkinkan warga yang memiliki keterbatasan waktu pada hari kerja untuk tetap mengurus dokumen. Dengan demikian, pelayanan KTP elektronik dapat menjangkau lebih banyak warga secara merata.
Sumber: AntaraNews