Pemprov NTT melakukan gebrakan. Setelah anak sekolah memulai pelajaran Pukul 05.30 WIB, kini para PNS di Disdikbud NTT menerapkan aturan yang serupa. Dimulai sejak Senin (6/3).
Tujuan kebijakan tersebut diklaim sebagai yang pertama di Indonesia untuk lebih maksimal memberikan pelayanan terhadap masyarakat khususnya dunia pendidikan.
"Ya karena ketika ada kebutuhan-kebutuhan mendesak, ada konsultasi dan komunikasi dengan dinas, staf yang terkait sudah siap, itu tujuannya," jelas Kadisdikbud NTT Linus Lusi.
Advertisement
Selain itu, Linus Lusi mengatakan, hal yang paling mendasar dan penting diterapkannya masuk kantor subuh adalah, untuk mendukung gerakan siswa-siswi masuk sekolah pada pukul 05.30 Wita yang telah dimulai SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 6 Kupang.
"Supaya jangan sampai sekolah dari SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 6 menghubungi Disdikbud, kantor belum buka, staf belum datang. Maka ini kita melakukan pelayanan untuk mendukung gerakan dan cita-cita ini," ungkap Linus Lusi.
Dia mengimbau, seluruh ASN Disdikbud NTT untuk tetap berpegang teguh pada kebijakan yang telah dibuat. Sehingga ada evaluasi ke depan walaupun masih ada yang terlambat apel pagi.
Advertisement
"Yang hadir dan apel pagi bersama ini hampir 98 persen ASN. Sebagian karena ada sementara tugas dinas yang sudah berangkat kemarin ke kabupaten maupun kota di NTT," tutur Linus Lusi.
Dia menambahkan, kebijakan masuk kantor subuh merupakan hal yang baru sehingga ke depan diharapkan sudah menjadi budaya. Demi peningkatan birokrasi dan reformasi pendidikan Disdikbud NTT.
"Ini baru pertama di Indonesia dan media menyaksikan sendiri bahwa fakta membuktikan untuk Disdikbud NTT. Kemarin kita peroleh penghargaan pelayanan terbaik ketiga nasional untuk tingkat provinsi, dan itu adalah sebuah bukti," beber Linus Lusi.
Ikuti perkembangan terkini seputar berita Pemilu 2024 hanya di merdeka.com