Pergerakan penumpang kereta di koridor Bogor–Sukabumi melonjak tajam. Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, jumlahnya menembus 1,12 juta orang, menandakan layanan kereta kini banyak dipilih untuk mobilitas harian, bukan sekadar perjalanan wisata.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta mencatat total keberangkatan mencapai 1.120.555 penumpang dari 10 stasiun, atau naik 6 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan tren tersebut didorong kemudahan akses menuju pusat kegiatan ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik.
"Setiap stasiun memiliki perannya masing-masing sebagai simpul mobilitas masyarakat. Dengan akses transportasi yang semakin mudah, masyarakat dapat melakukan perjalanan untuk bekerja, sekolah, berdagang, berwisata maupun berbagai aktivitas produktif lainnya secara lebih efektif," ujar Franoto, Rabu (23/9/2026).
Berdasarkan data KAI, Stasiun Sukabumi menjadi yang teramai dengan 555.131 penumpang, disusul Stasiun Bogor Paledang sebanyak 365.149 penumpang.
Adapun stasiun yang berada di kawasan industri dan permukiman juga memperlihatkan kenaikan aktivitas, antara lain Stasiun Cibadak dengan 58.694 penumpang serta Stasiun Cisaat sebanyak 55.298 penumpang.
Menurut Franoto, sebaran stasiun di lintas Bogor–Sukabumi memperkuat konektivitas antara kawasan permukiman dan pusat pertumbuhan ekonomi regional.
"Keberadaan stasiun-stasiun yang tersebar di sepanjang lintas tersebut memberikan akses transportasi bagi masyarakat untuk menjangkau pusat kegiatan ekonomi, pendidikan, perdagangan, pelayanan publik, hingga kawasan pariwisata," jelasnya.
Advertisement
Kereta Juga Dorong Pergerakan Wisata
Selain menunjang mobilitas warga, hadirnya KA Pangrango dan layanan kereta di koridor Bogor–Sukabumi membuka akses wisatawan menuju berbagai destinasi populer di dua wilayah tersebut.
"Kemudahan akses transportasi tersebut juga membuka peluang pergerakan masyarakat menuju berbagai destinasi wisata serta sentra perekonomian di sepanjang koridor," kata Franoto.
Menanggapi kepercayaan pengguna, KAI Daop 1 Jakarta menyebut peningkatan standar pelayanan terus dilakukan, termasuk aspek keamanan dan kemudahan transaksi tiket secara digital.
"KAI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang mampu menghubungkan masyarakat dan wilayah, serta mendukung pertumbuhan aktivitas ekonomi di kawasan Bogor dan Sukabumi," tutupnya.