Rekaman audio percakapan antara masinis dan pusat kendali yang bocor ke sejumlah media Spanyol mengungkap detik-detik menjelang kecelakaan kereta yang menewaskan 69 orang pada Rabu pagi. Menurut BBC, Jumat (30/10/2026), pihak berwenang kini menyelidiki penyebab tabrakan tersebut.
Kecelakaan terjadi ketika kereta yang melaju dari Madrid menuju Sevilla menabrak rangkaian yang sedang berhenti di dekat Urda. Gangguan pada sistem persinyalan otomatis, yang dilaporkan dipicu kegagalan komputer, sempat membuat sejumlah kereta berhenti di jalur terdampak. Puluhan orang lainnya luka-luka; para penyintas menggambarkan situasi mencekam, dari penumpang menangis dan berlumuran darah, terjebak di kursi, korban kehilangan anggota tubuh, asap memenuhi gerbong, hingga satu gerbong yang terbakar.
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez berjanji pengusutan dilakukan secara menyeluruh. “Kami akan mengungkap setiap detail terakhir dari tragedi ini,” kata Sánchez. Pada Kamis, Raja Spanyol Felipe VI dan Ratu Letizia mengunjungi korban yang dirawat di sebuah rumah sakit di Toledo. Spanyol juga memulai tiga hari berkabung nasional.
Tiga rekaman percakapan antara pusat kendali di Madrid dan dua masinis dipublikasikan media seperti El País dan RTVE. Rekaman itu tampak menunjukkan sebuah kereta berkecepatan tinggi diizinkan kembali berjalan meski terdapat kereta lain yang masih berhenti sekitar 25 kilometer di depannya. Kereta yang bergerak dioperasikan perusahaan milik negara Renfe dengan 397 penumpang, sementara rangkaian yang berhenti dioperasikan perusahaan swasta Iryo dan mengangkut 147 penumpang.
Dalam salah satu rekaman, operator pusat kendali berbicara dengan masinis Renfe yang mengalami sejumlah masalah teknis. Setelah beberapa kali bertukar informasi, operator memberi instruksi: “Lanjutkan perjalanan Anda, kemudian berjalanlah menggunakan [Lateral Signalling Block], dengan kecepatan normal dan operasi normal,” kata operator pusat kendali.
Masinis kemudian memastikan instruksi tersebut. Ia bertanya, “Dengan kecepatan normal?” Operator menjawab, “Ya.”
Lateral Signalling Block merupakan sistem alternatif atau cadangan yang digunakan ketika sistem persinyalan otomatis atau transmisi data mengalami kegagalan.
Dalam rekaman lain, masinis Iryo melaporkan gangguan komunikasi dengan sistem kendali dan keretanya tak dapat bergerak. “Kereta berhenti di depan sinyal masuk di Urda,” kata masinis tersebut kepada operator pusat kendali. Setelah serangkaian percakapan, ia sempat diminta melanjutkan perjalanan seperti biasa. Namun, dalam rekaman berikutnya ia kembali menghubungi pusat kendali karena kereta tidak merespons. “Kereta tidak mengizinkan saya mengendalikan sistem [keamanan]. Itulah sebabnya saya masih berhenti di depan sinyal masuk,” katanya. Rekaman terakhir mengindikasikan operator sudah diberi tahu bahwa kereta Iryo masih berhenti ketika kereta Renfe mendekat. Pihak Iryo menyatakan gerbong keretanya “ditabrak dari belakang” oleh kereta lainnya.
Di sisi lain, Menteri Transportasi Spanyol Óscar Puente menyebut kereta Renfe kemudian diperintahkan kembali berjalan akibat suatu “kesalahan”, seraya menilai keputusan memerintahkan kereta melaju tanpa pembatasan kecepatan sebagai hal yang “tidak dapat dijelaskan”.
Advertisement
Rekaman Bocor Disorot, Pemerintah Diminta Bertanggung Jawab atas Kecelakaan Kereta
Bocornya rekaman komunikasi tersebut menuai kritik dari sejumlah politikus Spanyol. Alberto Ibáñez, anggota parlemen dari platform politik kiri Sumar, menulis di X bahwa penyebaran rekaman itu “tercela”.
Sementara itu, Irene Montero, kandidat perdana menteri dari partai kiri Podemos, menilai tanggung jawab atas kecelakaan tidak seharusnya dibebankan kepada satu pekerja saja. Ia menambahkan, para masinis dan pakar telah bertahun-tahun memperingatkan soal liberalisasi sektor perkeretaapian.
Dari lokasi kecelakaan, Sánchez menyampaikan pemerintah bekerja tanpa henti untuk mendukung keluarga korban dan menuntaskan penyelidikan. “Kami bekerja siang dan malam bukan hanya untuk mendukung keluarga korban, tetapi juga untuk mengetahui setiap detail terakhir dari tragedi ini dan memperkuat langkah-langkah keselamatan agar kejadian serupa tidak pernah terulang,” ujar Sánchez.
Mayoritas politikus di Spanyol membatalkan agenda publik dan menghentikan kegiatan kampanye menjelang pemilihan umum dini pada 29 November. Pengecualian datang dari partai sayap kanan Vox; pemimpinnya, Santiago Abascal, menyatakan partainya tidak akan ikut dalam upaya yang ia nilai bertujuan “memanfaatkan masa berkabung untuk membungkam kritik” terhadap infrastruktur perkeretaapian.
Pada malam hari, sekitar 1.500 orang berkumpul di luar gedung Kementerian Transportasi di Madrid, menurut stasiun penyiaran TVE. Polisi menggunakan gas air mata untuk membubarkan massa setelah sebagian demonstran melemparkan botol dan suar. Tidak ada laporan mengenai korban luka maupun penangkapan.
Di tengah situasi itu, para masinis tetap melanjutkan aksi mogok yang telah direncanakan pada Kamis. Serikat Masinis Kereta Api Spanyol (Semaf) menyatakan aksi dilakukan “demi membela keselamatan perkeretaapian”.
Pemimpin Partai Rakyat (PP), oposisi utama, Alberto Núñez Feijóo, turut mendesak keterbukaan mengenai kondisi infrastruktur. “Spanyol berhak mengetahui apa yang sedang terjadi dengan infrastrukturnya,” kata Feijóo.
Sementara penyelidikan berlangsung, operasi penyelamatan terus dilakukan untuk mencari korban dan mengevakuasi jenazah. Sepanjang malam, petugas menggunakan lampu sorot berkekuatan tinggi untuk memotong badan gerbong logam. Identitas banyak korban meninggal dunia masih belum diketahui.
Kementerian Dalam Negeri Spanyol menyebut ratusan personel diterjunkan, dibantu drone dan helikopter untuk pencarian korban serta pembersihan puing. Juru bicara Garda Sipil mengatakan kepada BBC bahwa lebih dari 900 personel dari berbagai unit khusus telah dikerahkan, dengan prioritas mengidentifikasi korban.
Pihak berwenang belum dapat memastikan durasi proses identifikasi. Keluarga yang kehilangan anggota keluarga diminta mendatangi pusat layanan setempat yang disiapkan untuk memberikan sampel DNA.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9385724/original/085669400_1793265922-AP26301415526435.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3542214/original/076976000_1629136045-Ilustrsasi_helikopter_jatuh.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463984/original/074650400_1767675706-mar-cerdeira-bBF9e2UUh88-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9351574/original/086602900_1789702605-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9376738/original/092928100_1792389523-Flavio_Bolsonaro.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476531/original/069494900_1768788179-000_936V2NU.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490104/original/053721500_1769996978-Untitled.jpg)