Tanah longsor Cappadocia yang dipicu hujan deras meruntuhkan sebuah menara batu di kawasan wisata Turki, Kamis (29/10), menewaskan tiga orang termasuk seorang warga negara asing. Peristiwa terjadi sekitar pukul 15.15 waktu setempat di Kota Goreme, tak jauh dari museum terbuka.
Dikutip dari CNA, Jumat (30/10/2026), Menteri Kehakiman Turki Akin Gurlek semula melaporkan dua orang tewas dan lima lainnya terluka.
"Menurut temuan awal, dua orang tewas dan lima lainnya terluka dalam insiden tersebut," kata Akin Gurlek melalui platform X.
Belakangan, jumlah korban tewas bertambah menjadi tiga setelah tim penyelamat menemukan satu jenazah lagi di antara reruntuhan. Gubernur Nevsehir Huseyin Kok menyebut satu korban merupakan WNA, sementara dua lainnya warga Turki.
Saksi mata melaporkan terdengar suara keras saat menara batu di dekat area parkir ambruk, disusul kepulan debu tebal. Kawasan sekitar lokasi kejadian ditutup untuk umum.
Tim penyelamat dengan bantuan alat berat bekerja sepanjang malam menggunakan lampu sorot berkekuatan tinggi untuk mencari korban dan memeriksa titik-titik rawan di lokasi.
Operasi pencarian kemudian dihentikan setelah pemeriksaan di lokasi dinyatakan tuntas.
"Untuk saat ini, seluruh operasi kami telah selesai. Kami telah menuntaskan semua pemeriksaan dan inspeksi," kata Huseyin Kok dalam pernyataan terbaru.
"Tim kami telah ditarik setelah dipastikan tidak ada lagi kebutuhan untuk melanjutkan operasi pada tahap ini," ujarnya.
Kok menambahkan, penyelidikan oleh kantor kepala jaksa bersama penilaian para ahli akan dimulai pada Jumat.
Advertisement
Restorasi Turki untuk Melindungi Formasi Batu Cappadocia
Insiden runtuhnya batuan bukan kali pertama terjadi di Cappadocia. Pada 2024, peristiwa serupa juga dilaporkan tanpa menimbulkan korban luka.
Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Turki telah memulai pekerjaan restorasi untuk melestarikan formasi batuan yang rapuh dari dampak perubahan iklim, erosi alami, dan aktivitas manusia.
Taman Nasional Goreme dan situs batuan Cappadocia terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO sejak 1985.
UNESCO menggambarkan kawasan tersebut sebagai lanskap yang memperlihatkan interaksi dan permukiman manusia dengan bentang alam alami yang dramatis.
Sejumlah kerucut dan pilar batu di kawasan ini pernah mengalami kerusakan akibat gempa bumi, yang oleh UNESCO dicatat sebagai fenomena alami.
Di sisi lain, UNESCO juga menyoroti dampak penggunaan berlebihan oleh wisatawan, tindakan vandalisme, serta pembangunan struktur yang tidak sesuai dengan karakter lingkungan setempat.
Cappadocia dikenal memiliki kota-kota bawah tanah yang dipahat pada batuan, serta gereja-gereja Kristen awal.
Menurut data Kementerian Pariwisata Turki, sekitar 4,5 juta wisatawan domestik dan mancanegara mengunjungi kawasan tersebut sepanjang 2025.
Selain formasi batuan yang unik, Cappadocia populer dengan wisata balon udara panas yang biasa menghiasi langit pada pagi hari ketika cuaca cerah.
Keselamatan atraksi tersebut menjadi perhatian setelah serangkaian insiden, termasuk pada 2022 ketika dua warga Spanyol tewas dan tiga orang terluka akibat balon jatuh diterpa angin kencang.
Cappadocia juga menjadi lokasi pengambilan gambar film Winter Sleep karya sutradara Turki Nuri Bilge Ceylan, yang meraih Palme d'Or di Festival Film Cannes pada 2014.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463984/original/074650400_1767675706-mar-cerdeira-bBF9e2UUh88-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9351574/original/086602900_1789702605-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9376738/original/092928100_1792389523-Flavio_Bolsonaro.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476531/original/069494900_1768788179-000_936V2NU.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490104/original/053721500_1769996978-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399338/original/005717900_1761934567-david-syphers-HDDDuX-dNe4-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479481/original/046549400_1768979490-4.jpg)