PKB sebut sosialiasi cawapres Cak Imin bukan untuk dongkrak suara partai

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar gencar menyosialisikan diri sebagai calon wakil presiden (cawapres) melalui spanduk dan baliho di berbagai tempat. Muhaimin atau biasa disapa Cak Imin juga diketahui sangat berkeinginan menjadi cawapres calon petahana Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada Pilpres 2019.

Hari Ariyanti
Oleh Hari Ariyanti - Reporter
PKB sebut sosialiasi cawapres Cak Imin bukan untuk dongkrak suara partai
PKB berikan mandat cagub-cawagub Pilkada 2018. ©2018 Merdeka.com/Imam Buhori

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar gencar menyosialisikan diri sebagai calon wakil presiden (cawapres) melalui spanduk dan baliho di berbagai tempat. Muhaimin atau biasa disapa Cak Imin juga diketahui sangat berkeinginan menjadi cawapres calon petahana Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada Pilpres 2019.

Maraknya sosialisasi Cak Imin sebagai cawapres Jokowi ini kemudian dianggap beberapa pihak sebagai salah satu trik PKB mendongkrak perolehan suara pada Pemilu 2019. Namun hal ini dibantah Wakil Sekjen PKB, Daniel Johan, Senin (2/4).

Daniel mengatakan demi mendongkrak elektabilitas partainya pada Pemilu 2019, pihaknya turun langsung ke lapangan. Sosialisasi dilakukan dari rumah ke rumah.

"Cara kita keliling door to door " jelasnya kepada merdeka.com.

Dia mengatakan pihaknya tak pernah memanfaatkan sosialisasi Cak Imin sebagai cawapres Jokowi sebagai trik menaikkan elektabilitas. Jika pun ada yang beranggapan demikian, pihaknya tak mempermasalahkan.

"Kami sih enggak yah. Tapi enggak apa-apa juga kalau ada yang komen seperti itu," ujarnya.

Sampai saat ini PKB belum memutuskan secara resmi arah koalisi Pilpres 2019. Arah koalisi dan kandidat capres dan cawapres yang akan diusung akan ditetapkan dalam agenda musyawarah pimpinan nasional (muspimnas) PKB pada Juni mendatang di Jakarta. Muspimnas, kata Daniel, akan dihadiri semua struktur pimpinan PKB baik tingkat pusat maupun daerah.

Rekomendasi