Bukan Satwa Biasa, Ini Alasan Penyu Termasuk Hewan Laut Harus Dilindungi

Kasus WNA China diduga menombak dan mengonsumsi penyu di Raja Ampat menjadi sorotan. Mengapa penyu termasuk satwa laut mendapat perlindungan di Indonesia?

Febika Indriyani
Oleh Febika Indriyani - Reporter
Bukan Satwa Biasa, Ini Alasan Penyu Termasuk Hewan Laut Harus Dilindungi
WNA tombak penyu di Raja Ampat lalu dikonsumi (Foto: Tangkapan layar IG urban.hikers)

Video seorang Warga Negara Asing (WNA) asal China berinisial WS diduga menombak penyu di perairan Raja Ampat, Papua Barat Daya, menjadi sorotan.

Dalam video beredar, WS terlihat melakukan aktivitas spearfishing menggunakan alat penembak ikan. Dalam video lainnya, penyu tersebut juga diduga telah dikonsumsi.

Pemkab Raja Ampat kemudian mengajukan permohonan pencegahan terhadap WS agar tidak meninggalkan Indonesia. WS akhirnya ditangkap Tim Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Senin (14/9/2026).

Saat ditangkap, WS diketahui hendak terbang ke Malaysia menggunakan pesawat AirAsia dengan nomor penerbangan AK335. Kantor Imigrasi Makassar kemudian berkoordinasi dengan Pemkab Raja Ampat dan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sorong untuk pemeriksaan lebih lanjut terkait dugaan pelanggaran terjadi di Raja Ampat.

Kasus tersebut menjadi perhatian karena satwa diduga diburu bukan sekadar hewan laut biasa. Penyu memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut dan termasuk satwa yang mendapat perlindungan di Indonesia.

Lalu, mengapa penyu harus dilindungi? berikut penjelasannya sebagaimana dirangkum pelbagai sumber, Rabu (16/9).

Mengapa Penyu Jadi Hewan Harus Dilindungi?

Raja Ampat
Penyu di perairan Raja Ampat, Papua Barat Daya. (dok. Biro Komunikasi Kementerian Pariwisata)

Penyu merupakan bagian penting dari ekosistem laut. Keberadaannya membantu menjaga keseimbangan berbagai habitat yang menjadi tempat hidup organisme laut lainnya.

Salah satu contohnya adalah penyu hijau yang berperan dalam menjaga kesehatan padang lamun. Penyu hijau memakan lamun sehingga membantu mempertahankan produktivitas dan keseimbangan ekosistem tersebut.

Sementara itu, penyu belimbing memiliki peran dalam mengendalikan populasi ubur-ubur karena satwa ini menjadi salah satu makanan utamanya.

Peran tersebut membuat keberadaan penyu tidak hanya penting bagi kelangsungan hidup spesiesnya sendiri, tetapi juga bagi ekosistem laut secara keseluruhan.

Berapa Jumlah Populasi Penyu?

Meski memiliki peran penting, populasi penyu di berbagai wilayah menghadapi sejumlah ancaman.

Perburuan menjadi salah satu persoalan karena penyu masih diburu untuk diambil daging, telur maupun bagian tubuhnya. Selain itu, penyu juga dapat mati akibat tidak sengaja tertangkap alat tangkap ikan.

Ancaman lainnya berasal dari kerusakan habitat, pencemaran laut dan sampah plastik. Sampah plastik yang berada di laut bahkan dapat tertelan penyu karena bentuknya menyerupai makanan seperti ubur-ubur.

Perubahan iklim juga ikut memengaruhi keberlangsungan penyu, termasuk kondisi habitat dan proses reproduksinya.

Berbagai tekanan tersebut membuat perlindungan penyu menjadi penting untuk mencegah populasinya terus menurun.

Apa Saja Jenis Penyu Hidup di Indonesia?

Pelepasliaran Penyu Besar
Terdapat dua jenis tukik di Lampuuk, yakni lekang dan belimbing. Namun hingga kini, yang masih mendominasi adalah tukik lekang. (CHAIDEER MAHYUDDIN/AFP)

Indonesia menjadi salah satu wilayah penting bagi keberadaan penyu. Dari tujuh jenis penyu yang diketahui hidup di dunia, enam di antaranya ditemukan di perairan Indonesia.

Jenis tersebut yakni penyu hijau (Chelonia mydas), penyu belimbing (Dermochelys coriacea), penyu lekang (Lepidochelys olivacea), penyu sisik (Eretmochelys imbricata), penyu tempayan (Caretta caretta), dan penyu pipih (Natator depressus).

Keberadaan berbagai jenis penyu tersebut membuat upaya perlindungan menjadi bagian penting dari konservasi keanekaragaman hayati laut Indonesia.

Perlindungan tidak hanya menyangkut penyu dewasa, tetapi juga telur, tempat bertelur, hingga habitat yang menjadi bagian dari siklus hidupnya.

Bagaimana Bunyi Aturan Melindungi Penyu?

Lindungi dari Kepunahan, Anak Penyu Zaitun Dilepasliarkan di Laut Aceh
Sebagai informasi, tukik penyu zaitun merujuk pada anak penyu lekang (Olive Ridley Turtle), spesies penyu terkecil di Indonesia dengan cangkang hijau zaitun berbentuk hati. Tampak dalam foto, seekor tukik penyu zaitun (Olive Ridley) dilepasliarkan di sebuah pantai di Banda Aceh pada 14 April 2026. (CHAIDEER MAHYUDDIN/AFP)

Di Indonesia, penyu termasuk satwa yang mendapat perlindungan berdasarkan ketentuan konservasi tumbuhan dan satwa liar. Perlindungan penyu diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990, Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 serta Peraturan Pemerintah Nomor 7 dan 8 Tahun 1999.

Perlindungan tersebut diperlukan karena hilangnya penyu dari ekosistem laut dapat berdampak lebih luas. Selain mengurangi keanekaragaman hayati, berkurangnya populasi penyu juga dapat mengganggu fungsi ekologis yang dijalankannya.

Artinya, menjaga satu ekor penyu bukan hanya soal menyelamatkan seekor satwa, tetapi juga bagian dari menjaga ekosistem laut tempat berbagai makhluk hidup bergantung.

Sementara secara internasional, perlindungan penyu telah dimasukan Appendix I of the Convention on International Trade in Endangered Species (CITES) yang berarti bahwa penyu telah dinyatakan sebagai satwa terancam punah dan tidak dapat diperdagangkan dalam bentuk apapun.

Rekomendasi