Wakil Presiden Jusuf Kalla berpendapat, musyawarah nasional luar biasa (munaslub) menjadi solusi terbaik untuk mengatasi masalah yang mendera Partai Golkar. Bergantinya pimpinan partai diyakini bisa mengembalikan nama baik dan citra Golkar di mata publik.
"Ini adalah solusi yang terbaik untuk memperbaiki ketegangan-ketegangan, juga masalah-masalah dan merehabilitasi nama Golkar, yaitu dengan mengubah atau mengganti pimpinannya melalui munaslub," kata Wapres JK di Istana wakil Presiden, Jakarta, Senin (18/12).
Mantan Ketua Umum Partai Golkar ini berharap rapat pimpinan nasional (rapimnas) untuk mengawali Munaslub dapat memutuskan hasil yang terbaik bagi partai.
Terkait aspirasi agar terdapat regenerasi kepengurusan kepada golongan muda Golkar, JK mengatakan hal itu suatu hal yang alami dan tentunya akan dibahas dalam rapimnas maupun munaslub.
"Selalu ada regenerasi sebenarnya, itu alamiah saja," kata dia.
JK enggan berkomentar terkait periode kepemimpinan Airlangga Hartarto, yang dipastikan akan menjadi ketua umum Golkar menggantikan Setya Novanto. Periodenya dapat diteruskan hingga empat tahun atau hanya hingga 2019.
"Itu internal lah, internal Golkar yang akan menyelesaikannya. Biarlah mereka memutuskan," katanya.