Wagub Bengkulu Pastikan Pelayanan RSUD M Yunus Optimal Selama Libur Lebaran
Wakil Gubernur Bengkulu menegaskan komitmen RSUD M Yunus untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama periode libur Lebaran, memastikan kesiapan fasilitas dan tenaga medis.
Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk memastikan pelayanan kesehatan di RSUD M. Yunus tetap optimal selama periode libur Idul Fitri. Penegasan ini disampaikan Mian di Bengkulu pada Kamis, 21 Maret, menjelang perayaan hari besar keagamaan yang akan datang. Langkah ini diambil untuk menjamin masyarakat tetap mendapatkan akses layanan kesehatan yang prima tanpa terkendala libur panjang.
Mian menekankan pentingnya pengaturan jadwal piket yang efektif bagi seluruh tenaga kesehatan guna menjaga ritme kerja dan kualitas pelayanan. Ia juga mengingatkan para tenaga kesehatan untuk senantiasa disiplin dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugasnya, termasuk pada momen hari besar keagamaan. Hal ini bertujuan agar tidak ada penurunan kualitas layanan meskipun dalam suasana liburan.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Bengkulu juga berjanji untuk terus meningkatkan kualitas layanan di RSUD M. Yunus melalui program revitalisasi. Revitalisasi ini mencakup ruang-ruang pelayanan seperti bangsal, demi mencapai performa rumah sakit yang sesuai harapan Menteri Kesehatan setelah inspeksi sebelumnya. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang untuk fasilitas kesehatan yang lebih baik.
Kesiapan Pelayanan Medis di RSUD M. Yunus
Direktur RSUD M. Yunus, Hery Kurniawan, memastikan bahwa pelayanan medis akan tetap berjalan maksimal selama libur Idul Fitri dengan menerapkan sistem kerja bergilir. Sistem ini dirancang untuk memastikan ketersediaan tenaga medis dan layanan esensial tetap terjaga. Pembagian shift kerja telah diatur sedemikian rupa agar semua unit dapat beroperasi secara efisien.
Untuk kegiatan darurat, pembagian shift tetap berjalan seperti biasa, menjamin penanganan kasus-kasus mendesak tidak terganggu. Sementara itu, pelayanan rawat jalan akan diintensifkan di area dekat Instalasi Gawat Darurat (IGD) khusus untuk pengambilan obat rutin. Langkah ini diambil untuk memudahkan pasien yang membutuhkan obat berkelanjutan selama periode libur.
Pihak rumah sakit telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi guna memastikan masyarakat tetap memperoleh layanan kesehatan yang optimal, cepat, dan tepat. Persiapan ini mencakup ketersediaan staf, obat-obatan, serta fasilitas pendukung lainnya. Tujuannya adalah untuk meminimalkan potensi kendala yang mungkin timbul selama libur panjang.
Dukungan Fasilitas Kesehatan untuk Arus Mudik Lebaran 2026
Tidak hanya RSUD M. Yunus, Pemerintah Provinsi Bengkulu juga telah menginstruksikan seluruh fasilitas kesehatan di daerah tersebut untuk bersiaga penuh. Kesiapsiagaan ini bertujuan untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026 yang diperkirakan akan ramai. Koordinasi telah dilakukan dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan kesiapan ini.
Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, menjelaskan bahwa rumah sakit di tingkat kabupaten dan kota telah ditindaklanjuti untuk mempersiapkan fasilitas kesehatan mereka. Terutama, layanan darurat di jalur mudik menjadi prioritas utama untuk menjamin keselamatan para pemudik. Ketersediaan layanan ini sangat krusial mengingat potensi peningkatan kasus darurat selama perjalanan.
Menurut Herwan Antoni, kesiapan layanan kesehatan merupakan bagian integral dalam mendukung keselamatan pemudik yang melintasi berbagai jalur transportasi selama periode Lebaran. Fasilitas kesehatan, khususnya di sepanjang jalur mudik, diwajibkan menyediakan layanan darurat yang dapat diakses masyarakat selama 24 jam penuh. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kesehatan dan keselamatan warganya selama musim liburan.
Sumber: AntaraNews