Tinjau Soekarno-Hatta, Menhub: Kepadatan Teratasi, Penumpang Terlayani dengan Baik
“Kita tadi sudah melihat pelayanan sangat bagus, longgar dari berbagai lini," kata Pratikno.
Sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih bersama Kapolri meninjau langsung pelaksanaan mudik lebaran di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu (29/3). Dalam tinjauannya, para menteri yang dikoordinatori oleh Menteri PMK, Pratikno memastikan jika seluruh layanan perjalan mudik lebaran melalui jalur udara di Soekarno-Hatta telah berjalan dengan baik.
“Kita tadi sudah melihat pelayanan sangat bagus, longgar dari berbagai lini. Sangat terasa bahwa arus mudik sudah mulai turun,” ungkap Menko PMK Pratikno di Terminal 1B Soekarno-Hatta, Sabtu (29/3).
Meski begitu, Pratikno meminta seluruh stake holder di Bandara Soekarno-Hatta untuk tetap siaga dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para pemudik agar perjalanan mudik melalui Bandara dapat berjalan aman dan nyaman.
“Ini belum selesai, tetap saja mengantisipasi ada kenaikan penumpang cukup tinggi,” ujar Pratikno.
Mudik Berjalan dengan Baik
Sementara Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan jika penerapan rebalancing terhadap terminal keberangkatan dan kedatangan yang dilakukan operator Soekarno-Hatta berjalan baik dan efektif.
Dudy menilai, pemindahan operasional Citilink di terminal 1B dapat memecah persoalan kepadatan penumpang yang sebelumnya terjadi di Terminal 3.
“Terminal 1B bagian dari transformasi Soekarno-Hatta dengan Citilink pindah ke terminal 1B dapat mengurai kepadatan di Terminal 3. Dengan mengurai ini maka kepadatan yang selama ini sering terjadi menjadi berkurang cukup besar. Walaupun ada peningkatan jumlah pemudik namun Bandara Soekarno-Hatta mampu melayani penumpang dengan baik dan tidak terjadi kepadatan,” ujar Dudy.
Sementara Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit memastikan minat pemudik terhadap moda transportasi udara cukup tinggi. Dia mengklaim, terjadi peningkatan jumlah pemudik jalur udara sebesar 4,9 persen dibanding tahun 2024 lalu.
“Hari ini kita melihat perjalanan udara dari aspek keamanan dan kenyamanan semua berjalan baik. Terjadi kenaikan penumpang sekitar 4,9 persen dibanding mudik tahun 2024 artinya ini menunjukkan minat penerbangan menjadi salah satu pilihan,” jelas Listyo.
Antisipasi Kesehatan Penumpang
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang turut meninjau layanan mudik di Soekarno-Hatta berpesar agar para pemudik tetap memerhatikan kondisi kesehatan selama dalam perjalanan. Dia juga mengingatkan pemudik agar beristirahat cukup.
“Kalau Pak Kapolri, Pak Menhub ingin penumpang selamat. Saya ingin penumpang sehat. Sehat di perjalanan, sehat sampai tempat tujuan, sehat bisa lebaran dan sehat juga kembali ke asalnya,” ucap Budi Gunadi.
Dia menerangkan ada dua kelompok pemudik yang mengalami gangguan atau masalah kesehatan selama perjalanan panjang menuju kampung halaman.
“Pertama kelompok sakit perut, diare, batuk dan pilek. Itu disebabkan karena bakteri masuk ke tubuh kita bisa saat kita makan atau saat kita bernafas. Pesannya satu, sebelum makan cuci tangan dulu kemudian gunakan juga masker,” jelasnya.
Sementara kelompok kedua, kata Budi, yakni pelaku perjalanan yang mengalami pusing, pegal dan sakit kepala yang disebabkan tekanan darah tinggi dan gula darah.
“Kebetulan sekarang di setiap terminal, pelabuhan dan bandara ada cek kesehatan gratis, jadi manfaatkan itu lihat tekanan darah, gula darahnya kalau itu dilaksanakan insya Allah perjalanan enggak pusing-pusing. Terakhir istirahat yang cukup, kalau bisa di pesawat tidur saja,” ungkapnya.