Timnas Indonesia vs China di GBK, 3.270 Personel Gabungan Dikerahkan
Para personel disebar di berbagai titik strategis di sekitar kawasan GBK guna memastikan keamanan jalannya pertandingan.
Laga antara Timnas Indonesia melawan China dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Kamis (5/6). Polda Metro Jaya bersama sejumlah pemangku kepentingan menyiapkan pengamanan ketat demi menjamin pertandingan berlangsung aman dan kondusif.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menyampaikan, sebanyak 3.270 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, Pemprov DKI, dan instansi lainnya diturunkan untuk pengamanan.
"Sebanyak 3.270 personel gabungan Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, Pemprov DKI, dan unsur terkait melaksanakan pengamanan dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif serta didukung kegiatan intelijen dan penegakan hukum guna menjamin stabilitas kamtibmas yang kondusif, sehingga seluruh pertandingan berjalan aman, tertib dan lancar," ujar Ade Ary dalam keterangan tertulis, Kamis (5/6).
Rincian kekuatan pengamanan antara lain:
- Satgasda: 2.678 personel
- Satgasares: 254 personel
- BKO TNI, Mabes Polri, dan Pemda: 338 personel
Suporter Diminta Tertib
Para personel disebar di berbagai titik strategis di sekitar kawasan GBK guna memastikan keamanan jalannya pertandingan, kelancaran lalu lintas, serta memberikan rasa aman kepada pemain, ofisial, panitia, dan suporter.
"Sasaran pengamanan adalah Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan Jakarta Pusat," lanjutnya.
Ade Ary juga mengimbau seluruh suporter untuk hadir secara tertib, sportif, dan tidak membawa barang terlarang seperti senjata tajam, minuman keras, maupun benda berbahaya lainnya.
"Ikuti arahan petugas keamanan di lapangan, datang lebih awal untuk menghindari kemacetan dan pemeriksaan berlapis, hormati aturan stadion dan jaga nama baik klub serta suporter masing-masing," pesan Ade Ary.
Terkait rekayasa lalu lintas, Polda Metro Jaya menyebut sifatnya situasional, menyesuaikan kondisi eskalasi di lapangan saat pertandingan berlangsung.