Tegas! Prabowo Singgung Keracunan MBG: Ada Kekurangan Iya, tapi Manfaatnya Lebih Besar
Dengan tegas, Prabowo mengakui adanya kekurangan dalam program MBG. Namun, manfaat yang dirasakan lebih besar.
Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan dalam acara Munas VI Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Jakarta. Dalam pidatonya, Prabowo menyinggung soal insiden keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dengan tegas, Prabowo mengakui adanya kekurangan dalam program MBG. Namun, manfaat yang dirasakan lebih besar.
Awalnya, Prabowo menyinggung soal dana Rp300 triliun yang diselamatkan dari para koruptor. Uang tersebutlah yang digunakan pemerintah dalam realisasi MBG.
"Sampai hari ini sudah jelang 30 juta penerima manfaat, 39 juta anak-anak, ibu ibu hamil tiap hari menerima makanan," tegas Prabowo, Senin (29/9).
"Bahwa ada kekurangan iya. Ada keracunan makanan iya, kita hitung dari semua makanan yang keluar, penyimpangan atau kekurangan atau kesalahan itu adalah 0,00017 persen," aku Prabowo.
Tetap Optimis
Meski dengan fakta tersebut, Prabowo mengaku tidak menjadi pesimis. "Ini tidak membuat bahwa kita puas, dengan itu tapi namanya usaha manusia demikian besar," katanya.
"Ada kekurangan, ada. Tapi manfaatnya sangat-sangat besar," tuturnya.
Dengan demikian, kata Prabowo, kita pemerintah telah menertibkan seluruh SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi).
"Kita sudah bikin SOP semua alat harus dicuci pakai alat modern, tidak terlalu mahal. Untuk memebrsihkan membunuh semua bakteri. Kita juga perintahkan semua dapur punya alat uji, test kid sebelum distribusi harus diuji semuanya," tegasnya.