Suasana Haru Setelah 13 Hari Terendam Banjir, Lapas Sibolga Kembali Buka Layanan Kunjungan
Pembukaan ini menjadi momen penting setelah hampir dua pekan aktivitas pemasyarakatan terganggu karena air bah yang merendam hampir seluruh area lapas.
Setelah 13 hari lumpuh akibat banjir besar yang melanda Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah, Lapas Kelas IIA Sibolga kembali membuka layanan kunjungan keluarga pada Selasa (9/12).
Pembukaan ini menjadi momen penting setelah hampir dua pekan aktivitas pemasyarakatan terganggu karena air bah yang merendam hampir seluruh area lapas dengan ketinggian mencapai bahu orang dewasa.
Kalapas Sibolga, Tri Purnomo, menyampaikan bahwa penutupan layanan sebelumnya dilakukan sepenuhnya demi keselamatan warga binaan dan petugas.
"Banjir yang terjadi dipicu hujan deras berkepanjangan. Lapas sempat terisolasi dua hari, sementara sebagian wilayah Sibolga dan Tapteng terputus lebih dari satu minggu," ujarnya.
Saat kejadian, tercatat 954 warga binaan dan 109 petugas berada di dalam lapas. Meski diterjang bencana besar, seluruh proses pengamanan disebut berjalan aman dan terkendali.
Penitipan Barang Masih Ditangguhkan
Layanan kunjungan kini kembali dibuka dengan jadwal normal, namun penitipan barang masih ditangguhkan selama masa pemulihan operasional. Pada hari pertama, kunjungan berlangsung aman dan tertib meski jumlah pengunjung masih rendah, hanya 104 orang.
Minimnya kehadiran keluarga disebut dipengaruhi kondisi akses menuju Sibolga yang belum sepenuhnya pulih rute utama dari Tarutung belum bisa dilalui, memaksa pengunjung memutar melalui Subulussalam, Aceh.
Suasana Haru Warnai Pertemuan
Suasana haru mewarnai pertemuan pertama antara warga binaan dan keluarga mereka setelah masa penuh ketidakpastian akibat banjir. Banyak keluarga menyampaikan rasa lega karena tidak ada korban jiwa, baik dari warga binaan maupun petugas.
Pihak lapas berharap layanan dapat kembali normal sepenuhnya dalam waktu dekat seiring membaiknya cuaca dan infrastruktur wilayah terdampak. Kalapas Tri Purnomo menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan pelayanan selama masa pemulihan.