PT BRI Asuransi Indonesia (BRI Insurance) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan. Inisiatif ini ditujukan bagi warga terdampak bencana di dua wilayah sekaligus, yakni Pidie Jaya, Aceh, dan Sibolga, Medan.
Direktur Utama BRI Insurance, Budi Legowo, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari peran aktif perusahaan. Bantuan ini bersumber dari penggalangan dana dan iuran para pekerja, dengan tujuan mendukung pemulihan masyarakat serta memperkuat ketahanan sosial pascabencana.
Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp230 juta, diharapkan dapat meringankan beban warga dan mempercepat proses pemulihan. Upaya ini menegaskan komitmen BRI Insurance untuk memberikan manfaat nyata di tengah situasi krisis.
Advertisement
Advertisement
Di Pidie Jaya, Aceh, BRI Insurance fokus menyalurkan bantuan berupa peralatan dapur, khususnya 390 unit kompor gas. Selain itu, perlengkapan belajar dan ibadah juga diberikan kepada masyarakat yang terdampak banjir bandang di wilayah tersebut.
Budi Legowo menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang menimpa warga Pidie Jaya dan sekitarnya. Beliau berharap bantuan ini dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga, pendidikan, dan aktivitas ibadah, sehingga mempercepat proses pemulihan.
“Kami percaya bahwa kehadiran BRI Insurance harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama pada saat menghadapi situasi krisis,” ujar Budi. “Melalui bantuan ini, kami berharap dapat meringankan beban warga terdampak sekaligus mendukung proses pemulihan yang lebih cepat dan berkelanjutan.”
Advertisement
Advertisement
Tidak hanya di Aceh, BRI Insurance juga menyalurkan bantuan signifikan di Medan. Bantuan ini berupa fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat terdampak bencana di Sibolga.
SEVP Teknik BRI Insurance, Jimmy Prawiradigja, menyerahkan langsung bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian perusahaan. Penyediaan fasilitas MCK ini merupakan langkah inisiatif yang selaras dengan kebutuhan menjaga kesehatan masyarakat, memulihkan martabat, dan kenyamanan di tengah keterbatasan.
“Fasilitas sanitasi merupakan kebutuhan mendasar yang tidak dapat ditunda, khususnya dalam situasi pascabencana,” ucap Jimmy. Ia menambahkan bahwa melalui bantuan MCK ini, BRI Insurance ingin memastikan masyarakat memiliki akses terhadap lingkungan yang lebih layak dan nyaman, sehingga proses pemulihan dapat berlangsung lebih optimal.
Advertisement
Jimmy Prawiradigja menegaskan bahwa akses terhadap sanitasi yang memadai merupakan fondasi penting dalam proses pemulihan. Hal ini juga mendukung masyarakat agar dapat kembali menjalankan kehidupan secara lebih aman dan produktif. Ke depan, perusahaan berkomitmen untuk terus mengambil peran aktif dalam berbagai program sosial dan kemanusiaan sebagai wujud tanggung jawab korporasi.
Sumber: AntaraNews