Sempat Lumpuh Akibat Banjir, Underpass Mampang Prapatan Kini Sudah Normal
Setelah dilakukan penyedotan oleh petugas pemadam kebakaran, jalur tersebut kini kembali dapat dilintasi kendaraan.
Genangan air yang sempat merendam kawasan Underpass Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, akhirnya berhasil diatasi pada Minggu (8/3/2026). Setelah dilakukan penyedotan oleh petugas pemadam kebakaran, jalur tersebut kini kembali dapat dilintasi kendaraan.
Banjir sebelumnya terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta sejak pagi. Ketinggian air yang mencapai sekitar 50 sentimeter membuat arus lalu lintas dari dua arah sempat lumpuh.
Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan, Asril Rizal, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan terkait genangan tersebut sekitar pukul 10.42 WIB.
Informasi awal disampaikan oleh Babinsa setempat kepada petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan. Menindaklanjuti laporan itu, tim pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi.
"Pengerahan awal tiga unit dengan total delapan personel," ucap dia saat dihubungi, Minggu (8/3/2026).
Proses Penyedotan Air
Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 10.58 WIB. Setibanya di lokasi, mereka langsung menurunkan mesin pompa untuk menyedot genangan air.
Proses penyedotan mulai dilakukan sekitar pukul 11.00 WIB dengan melibatkan delapan personel damkar. Mesin pompa terus dioperasikan untuk mengurangi volume air yang menggenangi underpass.
Operasi penanganan genangan tersebut berlangsung kurang lebih dua setengah jam hingga kondisi jalan perlahan kembali normal.
Jalan Kembali Bisa Dilintasi
Setelah proses penyedotan selesai, genangan air akhirnya berhasil diatasi sekitar pukul 13.30 WIB. Arus lalu lintas di underpass tersebut pun kembali dibuka untuk kendaraan.
"Penyedotan telah selesai dengan aman terkendali underpas mampang prapatan bisa dilalui kendaraan roda 4 dan roda2 kembali," ucap dia.