Rizal Calvary Marimbo, Teman Dekat Bahlil yang Jadi Direktur di PLN
Rizal menggantikan Adi Lumakso, yang kini menempati posisi baru sebagai Direktur Manajemen Risiko di perusahaan yang sama.
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) memutuskan, Rizal Calvary Marimbo sebagai Direktur Manajemen Pembangkitan PT PLN (Persero).
Rizal menggantikan Adi Lumakso, yang kini menempati posisi baru sebagai Direktur Manajemen Risiko di perusahaan yang sama.
Namun, ini bukan kali pertama Rizal berkecimpung dengan PLN, mengingat sebelumnya dia telah menjabat sebagai Komisaris di anak perusahaan PLN, yakni PT PLN Batam (Bright PLN).
Awal Karier
Rizal lahir di Sulawesi Tengah pada 1 Januari 1970. Dia menempuh pendidikan tinggi di Reformed Theological Seminary of Indonesia (STT Reformed Indonesia) untuk jenjang S1.
Dia kemudian melanjutkan studi Magister Manajemen di Universitas Pelita Harapan (UPH) dengan fokus pada Human Capital dan Strategic Corporate. Saat ini, Rizal tercatat sebagai kandidat doktoral dalam bidang Hukum Bisnis di universitas yang sama.
Rizal memulai kariernya sebagai wartawan di Harian Investor Daily sejak 2004 hingga 2010.
Selama menjalani karir di dunia media, Rizal banyak meliput berbagai bidang, seperti perbankan, olahraga, telekomunikasi, pemasaran, dan juga laporan khusus.
Setelah meninggalkan dunia jurnalistik, Rizal bergabung dengan Bosowa Corporation sebagai Group Head Corporate Communication.
Perpindahan ini menjadi titik awal perannya dalam bidang komunikasi korporat dan relasi publik yang membawanya ke berbagai jabatan strategis di sektor swasta maupun pemerintahan.
Dekat Bahlil Lahadalia
Rizal diketahui memiliki kedekatan dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.
Hubungan kerja keduanya dimulai saat Rizal menjadi penasihat Bahlil ketika menjabat sebagai Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) periode 2015–2019.
Saat Bahlil menjabat sebagai Kepala BKPM pada 2019, Rizal dipercaya sebagai anggota Komite Investasi BKPM. Ketika Bahlil diangkat menjadi Menteri Investasi, Rizal kembali mendampinginya sebagai tenaga ahli.
Setelah Bahlil menjabat sebagai Menteri ESDM pada 2024, Rizal turut dilibatkan sebagai Tenaga Ahli Menteri ESDM Bidang Percepatan Infrastruktur Ketenagalistrikan.
Tak hanya di pemerintahan, Rizal juga pernah menjabat sebagai Direktur Eksekutif dan Juru Bicara Asosiasi Produsen Listrik Swasta Indonesia (APLSI), menunjukkan kiprahnya yang mendalam di sektor ketenagalistrikan nasional.
Sempat Aktif di PSI
Selain aktif di dunia profesional, Rizal juga memiliki rekam jejak politik. Dia pernah menjadi juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) serta juru bicara Relawan Pengusaha Muda Indonesia (Repnas) Jokowi-Amin pada Pemilu 2019.
Bahkan, pada periode 2015–2020, Rizal sempat mencalonkan diri sebagai Bupati Poso.
Dengan latar belakang yang beragam dan pengalaman lintas sektor, Rizal kini dipercaya mengemban tanggung jawab strategis sebagai Direktur Manajemen Pembangkitan PLN.