Rektor USK Prof Mirza Tabrani Terpilih Pimpin Kampus Jantung Hati Rakyat Aceh Periode 2026-2031
Prof. Mirza Tabrani resmi terpilih sebagai Rektor USK Banda Aceh untuk periode 2026-2031, mengungguli dua pesaingnya dalam pemilihan yang bersejarah bagi kampus PTN BH ini.
Prof. Mirza Tabrani telah resmi terpilih sebagai Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh untuk periode 2026 hingga 2031. Amanah kepemimpinan ini didapatkan setelah melalui proses pemilihan yang panjang dan demokratis, mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin baru kampus tersebut. Pemilihan ini menjadi tonggak sejarah penting bagi USK, terutama setelah transformasinya menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN BH).
Dalam prosesi pemilihan yang berlangsung di Balai Senat USK Banda Aceh pada Senin, 2 Februari 2026, Prof. Mirza berhasil mengumpulkan 13 suara. Jumlah ini mengungguli dua calon rektor lainnya, yaitu Prof. Agussabti yang meraih lima suara, dan calon inkumben Prof. Marwan yang hanya mendapatkan satu suara. Hasil ini menunjukkan dukungan mayoritas dari Majelis Wali Amanat (MWA) USK terhadap visi dan program kerja Prof. Mirza.
Ketua Panitia Pemilihan Rektor (PPR) USK, Prof. Rusli Yusuf, menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran dan profesionalisme seluruh tahapan pemilihan. Pelantikan rektor terpilih dijadwalkan paling lambat pada 8 Maret 2026. Harapan besar kini disematkan pada kepemimpinan Prof. Mirza untuk membawa USK menuju arah yang lebih baik, memperkuat reputasinya, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat serta pembangunan bangsa.
Proses Pemilihan Demokratis dan Harapan Baru USK
Pemilihan rektor USK kali ini dicatat sebagai tonggak sejarah baru karena merupakan yang pertama kalinya sejak USK bertransformasi menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN BH). Proses ini menandakan bahwa institusi tersebut sedang melangkah ke fase baru dengan kepemimpinan yang lahir dari mekanisme terbuka dan legitimasi bersama. Ketua PPR USK, Prof. Rusli Yusuf, mengucapkan terima kasih atas kerja sama serta dukungan semua pihak, sehingga PPR USK dapat menjalankan tugasnya dengan profesional dan bermartabat.
Dr. Safrizal, Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) USK Banda Aceh, turut mengungkapkan rasa syukur dan selamat kepada rektor terpilih. Ia menyatakan bahwa pemilihan ini merupakan anugerah dan bekal penting bagi Kampus Jantung Hati Rakyat Aceh itu. Safrizal berharap, "rektor terpilih mampu membawa visi yang telah disampaikan menjadi kerja nyata, menguatkan reputasi, sekaligus semakin mengharumkan nama universitas di tingkat yang lebih luas."
Dengan terpilihnya Prof. Mirza Tabrani, USK diharapkan dapat terus berinovasi dan berkontribusi lebih besar dalam dunia pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu mendorong USK menjadi institusi pendidikan tinggi yang semakin relevan dan berdampak positif bagi kemajuan daerah dan nasional. Proses pemilihan yang transparan dan akuntabel ini menjadi fondasi kuat bagi masa depan USK.
Profil Akademik dan Manajerial Rektor USK Prof Mirza Tabrani
Prof. Mirza Tabrani adalah seorang dosen senior yang berdedikasi pada Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi USK. Karier akademiknya menunjukkan konsistensi dan komitmen, dimulai dari pengabdian sebagai tenaga pengajar hingga dipercaya menduduki sejumlah posisi strategis di lingkungan kampus. Beliau menyelesaikan pendidikan Magister Administrasi Bisnis (MBA) dan Doctor of Business Administration (DBA) di Graduate School of Business, Universiti Kebangsaan Malaysia.
Di bidang keilmuan, Prof. Mirza dikenal sebagai pakar pemasaran yang memiliki spesialisasi pada kajian perilaku konsumen, pemasaran jasa, pemasaran internasional, serta pengembangan produk baru. Keahliannya ini didukung oleh aktivitasnya yang produktif dalam menulis dan mempublikasikan karya ilmiah di berbagai jurnal nasional maupun internasional. Kontribusinya dalam riset dan publikasi telah memperkaya khazanah ilmu pengetahuan di bidang manajemen pemasaran.
Selain rekam jejak akademik yang cemerlang, Prof. Mirza juga memiliki pengalaman manajerial yang luas. Ia pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas Ekonomi USK, serta terlibat aktif dalam pengembangan sumber daya manusia di tingkat fakultas. Atas pengabdiannya yang luar biasa sebagai dosen di Kampus Jantung Hati Rakyat Aceh, Prof. Mirza pernah menerima penghargaan Satya Lencana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia.
Kontribusi dan Pengabdian Prof. Mirza di Luar Kampus
Di luar lingkungan kampus, Prof. Mirza Tabrani juga aktif terlibat dalam berbagai organisasi profesi yang relevan dengan bidang keilmuannya. Keterlibatannya ini menunjukkan komitmennya untuk terus berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan praktik profesional di Indonesia. Pengabdian ini melengkapi perannya sebagai akademisi dan pemimpin di USK.
Prof. Mirza tercatat sebagai Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Aceh, sebuah organisasi yang menghimpun para sarjana ekonomi untuk berdiskusi, berinovasi, dan memberikan masukan kebijakan ekonomi. Selain itu, beliau juga menjabat sebagai Ketua Komisariat Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) Universitas Syiah Kuala. Peran-peran ini menegaskan posisinya sebagai tokoh yang dihormati dalam komunitas akademik dan profesional, baik di tingkat regional maupun nasional.
Keterlibatan aktifnya dalam organisasi-organisasi ini tidak hanya memperluas jaringan dan pengaruhnya, tetapi juga memungkinkannya untuk mengaplikasikan keahliannya dalam konteks yang lebih luas. Melalui peran-peran ini, Prof. Mirza berkontribusi pada perumusan ide-ide strategis dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia di bidang ekonomi, baik konvensional maupun syariah, memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
Sumber: AntaraNews