Rumah makan dan toilet umum menjadi penting bagi pemudik yang melintasi jalur Pantura saat Lebaran nanti. Sarana lain misalnya tempat salat (musala) dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Pelbagai sarana itu penting mengingat rute jalur mudik di Pantura ini panjang, sekitar 1.182 kilo meter.Akan tetapi, pada musim mudik 2012 lalu, keberadaan SPBU di jalur pantura menjadi penyebab kemacetan parah. Kendaraan bahkan tidak bergerak berjam-jam karena antrean panjang masuk ke SPBU. Ada tiga yaitu SPBU Ciasem, SPBU Sukamandi dan SPBU Patok Beusi Subang yang menjadi penyebab macet. Bahkan, tahun lalu, ketiga SPBU ini sempat ditutup. Selain untuk mengisi bahan bakar, antrean juga disebabkan pengendara ingin beristirahat di SPBU atau sekadar ke toilet.Merdeka.com sempat memantau persiapan jalur Pantura menjelang H-7 Lebaran tahun ini. Untuk beristirahat, tidak hanya memanfaatkan SPBU tetapi banyak tempat lain yang layak. Misalnya rumah makan yang dikelola lengkap dengan fasilitas lain, misalnya toilet dan musala. Beberapa toilet umum yang dikelola pribadi muncul di pinggiran jalur Pantura.Untuk toilet umum yang dikelola pribadi, contohnya toilet umum di pinggir Jalan Raya Jomin, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Toilet umum yang berjarak sekitar 15 meter dari pertigaan Jomin itu dalam kondisi layak."Dibersihkan terus kok," kata Roni penjaga toilet umum yang berada di depan Alfamard, Jalan Raya Jomin, Kabupaten Subang, itu kepada merdeka.com, akhir Juli lalu.Begitu juga dengan pemilik toilet umum dan musala di Jalan Raya Sukra, tepatnya di sebelah Polsek Sukra, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu. Pemilik toilet umum itu bernama Hajah Saadah. Setiap hari dia menjual warung nasi di depan rumahnya, yang bersebelahan dengan musala yang dilengkapi dengan toilet umum.Jelang mudik Lebaran kali ini, Saadah membuat tulisan "musala dan toilet umum" dan ditaruh pinggir jalan, persis di depan musala. Padahal biasanya dia tidak pernah seperti itu. "Ya kalau ada orang mudik biar bisa melihat, kalau pengen salat dan ke toilet silakan saja," terangnya.Sebenarnya di sepanjang jalur Pantura, mulai dari jalur keluar tol Cikampek, Cikopo Purwakarta ke arah Subang, Indramayu, Cirebon, Brebes dan Tegal, ada banyak toilet umum di pinggiran jalur itu. Begitu juga dengan lokasi rumah makan dan musala yang diintegrasikan dengan layanan fasilitas toilet untuk buang hajat.Misalnya di daerah Eretan Kulon, Indramayu. Di pinggir Jalan Raya Eretan ada rumah makan Pesona Laut Eretan. Lokasinya tepat di depan POM Bensin Eretan Kulon. Di rumah makan itu sudah disediakan berbagai jenis menu makanan laut khas Indramayu, lengkap dengan berbagai jenis menu minuman.Rumah makan juga menyiapkan fasilitas toilet dan musala, khususnya pemudik yang kebetulan mampir ke rumah makan itu. Di sana juga disediakan tempat istirahat berupa joglo-joglo kecil sebagai tempat makan dengan view pemandangan laut lepas. Setelah melepas lelah, pengunjung bisa kembali melanjutkan perjalanan.Bila kendaraan kehabisan bahan bakar, pengunjung bisa melakukan pengisian ke SPBU yang berada di seberang jalan raya, tepat di depan rumah makan. Selain rumah makan Pesona Laut Eeretan, sebenarnya masih banyak lagi rumah makan di pinggiran jalur Pantura yang bisa anda temui saat mudik Lebaran nanti.Namun bila sekadar untuk numpang salat dan buang hajat, anda bisa saja mampir ke area SPBU, tentu dengan konsekuensi harus mengantre. Di sepanjang jalur Pantura yang membentang dari Subang-Indramayu-Cirebon-Brebes-hingga Tegal saja, setidaknya ada sebanyak 12 SPBU menyediakan fasilitas komplet, minimal toilet dan musala.Selama ini, jalur Pantura memang menjadi urat nadi utama transportasi darat, karena setiap hari dilalui 20.000-70.000 kendaraan. Jumlah kendaraan itu pasti meningkat pada arus mudik Lebaran, karena peningkatan aktivitas pengendara yang hendak mudik dari Jakarta ke kampung-kampung di daerah.Jalur Pantura juga turut mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah-daerah yang dilintasi jalur itu. Rupa-rupa jenis usaha, mulai dari pusat oleh-oleh khas daerah, usaha rumah makan, usaha jasa transportasi hingga toilet umum tumbuh bak jamur di pinggiran jalan itu.
SPBU di Pantura penting, tetapi kerap jadi penyebab macet
Ada tiga yaitu SPBU Ciasem, SPBU Sukamandi dan SPBU Patok Beusi Subang yang menjadi penyebab macet.
Advertisement
Rekomendasi