9 Maskapai Asia Tenggara Masuk Daftar 100 Terbaik Dunia 2026

Skytrax merilis Top 100 2026. Sembilan maskapai Asia Tenggara masuk daftar. Singapore Airlines memimpin. Simak peringkat dan tren industrinya.

Dreyandra Puteri Valzabilbina
9 Maskapai Asia Tenggara Masuk Daftar 100 Terbaik Dunia 2026
<p>Ilustrasi maskapai Singapore Airlines. (dok. Instagram @singaporeairid/https://www.instagram.com/p/B8yWUHCAcp8/Dinny Mutiah)</p>

Sembilan maskapai asal Asia Tenggara tercatat dalam daftar 100 maskapai terbaik dunia 2026 versi Skytrax World Airline Awards. Singapore Airlines menjadi yang tertinggi dari kawasan sekaligus menduduki posisi nomor satu dunia.

Penilaian ini bersumber dari World Airline Survey Skytrax yang melibatkan lebih dari 24 juta penumpang dari lebih 100 kewarganegaraan. Survei berlangsung sepanjang September 2025 hingga Agustus 2026 dan mencakup lebih dari 325 maskapai, dikutip dari CNN.

Selain Singapore Airlines, delapan maskapai Asia Tenggara lain yang masuk daftar adalah Thai Airways (peringkat 20), Malaysia Airlines (21), AirAsia (26), Scoot (28), Bangkok Airways (29), Vietnam Airlines (55), Royal Brunei Airlines (93), serta Sun PhuQuoc Airways (99). Sun PhuQuoc Airways untuk pertama kalinya menembus daftar setelah memperluas rute yang menghubungkan Phu Quoc dengan sejumlah pusat pariwisata di Asia, termasuk Malaysia, Singapura, dan Korea Selatan.

AirAsia juga mempertahankan gelar sebagai maskapai berbiaya rendah terbaik dunia untuk ke-17 kalinya secara beruntun.

Peringkat Maskapai Terbaik Dunia 2026

Singapore Airlines dinobatkan sebagai maskapai terbaik dunia 2026 pada Skytrax World Airline Awards di London, Inggris, Jumat, 18 September 2026. Ajang ini dikenal bergengsi di industri penerbangan karena mengandalkan survei kepuasan penumpang secara global.

Menurut CNN, bagi Singapore Airlines penghargaan ini merupakan gelar keenam sepanjang 25 tahun penyelenggaraan. Maskapai nasional Singapura itu sebelumnya meraih posisi teratas pada 2023 dan 2018, serta beberapa kali pada dekade 2000-an.

Singapore Airlines juga mengambil kembali posisi pertama dari Qatar Airways yang menjadi pemenang tahun sebelumnya. CEO Singapore Airlines Goh Choon Phong menyebut penghargaan tersebut mencerminkan dedikasi dan profesionalisme para karyawan maskapai.

Selain gelar utama, Singapore Airlines meraih penghargaan untuk kelas ekonomi terbaik dan layanan makanan kelas ekonomi.

Di bawahnya, Qatar Airways berada di posisi kedua diikuti Cathay Pacific Airways di peringkat ketiga. All Nippon Airways (ANA) menempati posisi keempat, sementara Turkish Airlines dan Emirates melengkapi enam besar.

Qatar Airways juga menyabet sejumlah penghargaan lain, termasuk maskapai terbaik di Timur Tengah, kelas bisnis terbaik, layanan Wi-Fi dalam penerbangan terbaik, serta lounge kelas bisnis terbaik. Adapun Cathay Pacific memperoleh penghargaan untuk kru kabin terbaik serta lounge kelas satu terbaik.

Daftar 20 besar didominasi maskapai Asia. Selain Singapore Airlines, Qatar Airways, Cathay Pacific, ANA, dan Emirates, terdapat pula Japan Airlines, Korean Air, EVA Air, Hainan Airlines, STARLUX Airlines, serta Thai Airways.

Industri Penerbangan Masih Hadapi Tekanan

Air France berada di posisi ketujuh dan memenangkan penghargaan kelas satu terbaik. Sementara itu, EVA Air meraih penghargaan untuk kelas ekonomi premium terbaik.

Penganugerahan tahun ini berlangsung saat industri penerbangan global masih menghadapi tekanan, mulai dari konflik geopolitik, kenaikan harga bahan bakar, keterlambatan pengiriman pesawat, hingga ketidakpastian hubungan internasional.

CEO Skytrax Edward Plaisted menilai kualitas layanan maskapai terus membaik kendati tekanan industri meningkat.

"Pengalaman penumpang, yang terutama dipengaruhi oleh persaingan di industri ini yang semakin ketat, terus membaik," ujar dia.

"Butuh peristiwa besar seperti peristiwa 9/11 untuk benar-benar menimbulkan masalah," ia menambahkan.

Salah satu tren yang menguat adalah meningkatnya permintaan perjalanan premium. Maskapai berlomba menarik penumpang berdaya beli tinggi melalui peningkatan kualitas kabin dan layanan.

Air Canada menjadi satu-satunya maskapai dari Amerika Utara yang masuk 20 besar, serta dinobatkan sebagai yang terbaik di kawasan tersebut dan meraih penghargaan layanan makanan di lounge kelas bisnis.

Pada kategori maskapai berbiaya rendah 2026, lima besar diikuti oleh Scoot, Vueling, Eurowings, dan Iberia Express.

Untuk kategori regional, Bangkok Airways dinobatkan sebagai maskapai terbaik Asia sekaligus regional terbaik dunia. Ethiopian Airlines menjadi yang terbaik di Afrika, LATAM memimpin di Amerika Selatan, sedangkan Turkish Airlines menjadi maskapai terbaik Eropa.

Rekomendasi