PT Mitra Stania Prima Raih Penghargaan PROPER Gold, Perkuat Komitmen Lingkungan
Unit Arsari Tambang, PT Mitra Stania Prima (MSP), berhasil meraih Penghargaan PROPER Gold dari Kementerian Lingkungan Hidup, menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan dan inovasi sosial yang membuat pembaca penasaran akan langkah perusahaan selanjutny
PT Mitra Stania Prima (MSP), salah satu unit usaha Arsari Tambang, menunjukkan komitmen kuat terhadap perlindungan lingkungan. Perusahaan ini berhasil meraih peringkat Emas dalam Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) dari Kementerian Lingkungan Hidup. Pencapaian ini menggarisbawahi upaya MSP dalam menyeimbangkan pertumbuhan industri dengan kesejahteraan masyarakat.
Direktur Utama Arsari Tambang, Aryo P. S. Djojohadikusumo, juga mendapatkan penghargaan Green PROPER Leadership. Penghargaan ini diberikan atas kepemimpinan beliau dalam mendorong praktik bisnis berkelanjutan. Keduanya diterima pada hari Selasa, 8 April, sebagai pengakuan atas kinerja lingkungan yang melampaui persyaratan regulasi.
PROPER Emas ini mengakui manajemen lingkungan terbaik MSP, inisiatif inovasi sosial, dan kinerja yang melebihi standar. Ini merupakan bukti nyata bahwa perusahaan serius dalam menjalankan operasional yang bertanggung jawab. Peningkatan kualitas udara di sekitar lokasi operasional menjadi salah satu dampak paling terasa bagi masyarakat.
Komitmen Lingkungan Berbuah Penghargaan Tertinggi
PT Mitra Stania Prima (MSP) berhasil meraih peringkat PROPER Gold, yang merupakan kategori tertinggi dalam penilaian kinerja lingkungan perusahaan. Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup sebagai bentuk apresiasi terhadap upaya perusahaan. Selain itu, Aryo P. S. Djojohadikusumo, Direktur Utama Arsari Tambang, juga dianugerahi penghargaan Green PROPER Leadership.
Pencapaian ini mencerminkan manajemen lingkungan MSP yang unggul serta inisiatif inovasi sosial yang telah diterapkan. Kinerja perusahaan dinilai melampaui persyaratan regulasi yang ditetapkan oleh pemerintah. Aryo Djojohadikusumo menyatakan bahwa dampak paling nyata bagi masyarakat adalah peningkatan kualitas udara.
Hal ini sejalan dengan komitmen perusahaan menuju emisi nol bersih, yang berarti tidak ada polusi udara atau air. Penduduk sekitar lokasi operasional telah merasakan perbaikan lingkungan. MSP berjanji untuk terus memperkuat hasil positif ini demi keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan komunitas.
Langkah Konkret Menuju Energi Terbarukan dan Pertambangan Berkelanjutan
MSP tengah mempersiapkan langkah-langkah lanjutan untuk meningkatkan keberlanjutan operasionalnya. Salah satu fokus utama adalah transisi menuju penggunaan energi terbarukan sepenuhnya di fasilitas smelter mereka. Rencana ambisius ini diharapkan dapat tercapai pada tahun depan, menandai komitmen kuat terhadap energi bersih.
“Insya Allah, kami menargetkan penggunaan energi terbarukan 100 persen di smelter tahun depan,” ujar Aryo Djojohadikusumo. Rencana ini merupakan bagian integral dari strategi lingkungan yang lebih luas. Perusahaan tidak hanya berfokus pada hilir, tetapi juga berencana memperluas pencapaian keberlanjutan ke operasi pertambangan hulu.
Unit pertambangan Arsari Tambang saat ini telah mencapai peringkat PROPER Hijau, dan target selanjutnya adalah meraih PROPER Emas. Untuk mencapai tujuan ini, perusahaan akan mengimplementasikan penggunaan alat berat nol emisi dan elektrifikasi di seluruh proses produksi. Inisiatif ini menunjukkan dedikasi Arsari Tambang terhadap praktik pertambangan yang lebih ramah lingkungan.
Integritas dan Komitmen Jangka Panjang sebagai Fondasi
Aryo Djojohadikusumo menekankan bahwa menjaga standar lingkungan yang tinggi memerlukan integritas perusahaan yang kuat dan komitmen jangka panjang. Integritas dianggap sebagai nilai yang tidak dapat ditawar dalam setiap aspek operasional. Hal ini menjadi fondasi utama bagi semua upaya keberlanjutan yang dilakukan oleh perusahaan.
“Kami tidak hanya mengejar penghargaan, tetapi berupaya mencegah pencemaran lingkungan. Integritas tidak bisa ditawar,” tambahnya. Pernyataan ini menegaskan bahwa tujuan utama bukan sekadar pengakuan, melainkan dampak positif nyata terhadap lingkungan. Filosofi ini membimbing setiap keputusan dan tindakan perusahaan dalam pengelolaan lingkungan.
Program PROPER, yang dikelola oleh Kementerian Lingkungan Hidup, berfungsi untuk menilai kepatuhan perusahaan terhadap peraturan lingkungan dan kinerja keberlanjutan. Pengakuan yang diterima MSP menyoroti kemampuannya mengintegrasikan pertumbuhan operasional dengan pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab. Ini juga memberikan manfaat signifikan bagi komunitas sekitar.
Sumber: AntaraNews