Sorot
{{caption}}
Cerita Karyawan Padel Disekap di Gudang dan Lift Barang 3 Hari

{{caption}}
Presiden Prabowo dan PM Lawrence Wong Perkuat Kerja Sama Strategis

{{caption}}
DPRD Bahas Kenaikan Tarif TransJakarta hingga JakLingko Besok

{{caption}}
DPR Minta Polisi Tak Takut Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha

{{caption}}
Dugaan Penyebab Kebakaran Rumah Tewaskan Lansia di Palmerah

{{caption}}
Tiga Penyerang Polisi Sudah Ditangkap, Perburuan Belum Berakhir

Topik Terkait
{{caption}}
Nasib Tragis Santri Pesantren Tewas Dianiaya di Wonogiri, 4 Santri Jadi Tersangka

MMA harus meregang nyawa setelah mengalami tindak kekerasan dari sesama santri lainnya. Kasus tersebut kini ditangani Satreskrim Polres Wonogiri.

{{caption}}
Santri 14 Tahun di Lamongan Diduga Jadi Korban Bully

Santri berusia 14 tahun di Lamongan diduga dianiaya dua teman sebayanya hingga luka dan trauma. Ibu korban lapor polisi, kasus kini diselidiki Polres Lamongan.

{{caption}}
Santri Ponpes di Bajeng Gowa Dianiaya Senior, Pingsan hingga Hidung Berdarah

Kepolisian sudah menerima laporan terkait tindak kekerasan di sebuah pondok tahfiz yang ada di Kecamatan Bajeng.

{{caption}}
Rotan Maut Pemilik Ponpes di Pontianak, Santriwati Luka Sekujur Tubuh usai Dipukuli Dipukuli Ratusan Kali

DA dipukul dengan rotan sepanjang 1,5 meter di kamarnya. Pukulan tersebut dilakukan sebanyak 125 kali.

{{caption}}
Kronologi Santri Pondok Pesantren di Boyolali Dibakar

Aksi brutal yang dilakukan MGS yang juga kakak pemilik handphone, disayangkan oleh Pimpinan ponpes, Qosdi Ridwanullah.

{{caption}}
Dipicu Dendam, Seorang Santri di Palangka Raya Bunuh Ustazah

Korban meninggal dengan lima luka tusuk pisau di wajah dan badan

{{caption}}
Pengasuh Ponpes di Lamongan Ungkap Fakta Lain soal Heboh Isu Penganiayaan Santri, Pastikan Cuma Bercanda

Pengasuh ponpes mengaku tak tahu menahu mengapa muncul narasi AKA dibanting. Pihaknya juga sudah menjelaskan duduk perkara yang sebenarnya pada orangtua korban.

{{caption}}
Santri di Lamongan Diduga Dianiaya Temannya, Korban Diikat hingga Dibanting ke Lantai

Membanting korban ke lantai hingga tak sadarkan diri

{{caption}}
Sering Di-bully, Santri di Siak Bakar Pondok Pesantren hingga Tewaskan Dua Rekan

Seorang santri diduga nekat membakar pondok pesantren di Desa Dayun, Kabupaten Siak, Rabu (18/2), sehingga dua orang rekannya meninggal dunia.

{{caption}}
Sidang Perkara Penganiayaan Santri hingga Tewas di Kediri, Terungkap Pelaku yang Intens Aniaya Korban

Dua santri di Kediri, yang didakwa menganiaya rekannya berinisial BBM (14) hingga tewas menjalani sidang dengan agenda pemeriksaan saksi.

{{caption}}
Junior Dibully Senior sampai Kemaluan Cedera di Ponpes Tawakal Tri Sukses Berujung Damai

Selain itu, alasan keluarga sepakat damai karena orangtua pelaku dan pondok pesantren sudah datang ke rumah.

{{caption}}
Santri Dianiaya Senior hingga Trauma, Ponpes Tawakal Tri Sukses: Kami Tak Mengerti Itu Terjadi Sama Anak-Anak

Kasus perundungan ini sudah dilaporkan orang tua korban ke pihak guru, tetapi tidak direspons.

{{caption}}
Jerat Pasal Baru untuk Taufik Hidayat

Taufik Hidayat kini dijerat pasal kekerasan seksual.

{{caption}}
Nestapa Wanita M, Dianiaya hingga Dicekoki Sabu oleh Terduga Polisi

Kejadian itu berlangsung sejak 2023 silam dan sangat mengguncang psikologis M.

{{caption}}
Kasus Penganiayaan Taufik Hidayat, Kondisi Yuvita Tri Rizki Mulai Membaik

LPSK menyebut Yuvita sudah bisa diajak berkomunikasi.

{{caption}}
Pelajar SMP di Lumajang Meninggal Diduga Dianiaya Teman Sekelas

Korban sempat mengalami sakit kepala berkepanjangan hingga kondisinya kritis sebelum akhirnya meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit.

{{caption}}
Mata Nyaris Copot, Pedagang Warung di Kuta Dianiaya hingga Dihantam Beton

Korban yang saat itu menjaga warungnya, harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka berat di bagian mata kanan.

{{caption}}
Gubernur Jabar Salurkan Hadiah Sayembara Korban Penyekapan untuk Masa Depan Keluarga

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyerahkan hadiah sayembara penangkapan pelaku penyekapan senilai Rp250 juta kepada keluarga korban, memastikan Hadiah Sayembara Korban Penyekapan ini jadi bekal masa depan.