Pesepeda Putri Indonesia Siap Berjuang di Biwase Cup 2026 Vietnam
Tim pesepeda putri Indonesia melanjutkan perjuangan di Biwase Cup 2026 Vietnam, dengan Ayustina Delia Priatna meraih posisi ketiga di etape pembuka, membuka peluang besar untuk meraih jersei kuning.
Pesepeda putri Indonesia kembali menunjukkan taringnya di kancah internasional. Mereka melanjutkan perjuangan dalam ajang Biwase Cup 2026 di Vietnam yang berlangsung dalam lima etape dari Khanh Vinh menuju Thu Dau Mot. Kompetisi balap sepeda ini dijadwalkan berlangsung dari Rabu hingga Minggu pekan ini, menjanjikan persaingan ketat di lintasan.
Keikutsertaan Ayustina Delia Priatna dan rekan-rekannya menjadi kelanjutan dari Biwase Tour of Vietnam 2026 yang digelar pekan lalu. Ajang sebelumnya telah memberikan pengalaman berharga serta modal positif bagi tim Merah Putih. Mereka siap menghadapi tantangan baru dengan semangat juang tinggi.
Pada etape pertama Biwase Cup 2026, Ayustina berhasil finis di posisi ketiga. Ini adalah capaian awal yang cukup baik bagi tim Indonesia, menunjukkan potensi besar. Etape pembuka menempuh rute Khanh Vinh-Nha Trang pada Selasa lalu, menjadi penanda dimulainya kompetisi.
Start Gemilang Ayustina Delia Priatna di Etape Pembuka
Ayustina Delia Priatna menunjukkan performa impresif pada etape pertama Biwase Cup 2026. Ia berhasil mencatat waktu 2 jam 55 menit 46 detik. Waktu ini sama persis dengan pemenang etape dari tim tuan rumah, menunjukkan persaingan yang sangat ketat di garis finis.
Pemenang etape tersebut adalah pesepeda andalan dari tim Loc Troi An Giang, Vietnam, Thi Thu Mai Nguyen. Posisi kedua ditempati oleh pembalap Norwegia dari tim Hitec Products–Fluid Control, Oda Aune Gissinger. Pembalap tersebut juga membukukan waktu serupa, menegaskan dominasi para atlet di barisan depan.
Hasil cemerlang ini menempatkan Ayustina pada posisi strategis untuk kompetisi selanjutnya. Peluangnya untuk bersaing memperebutkan jersei kuning, atau klasifikasi umum, masih sangat terbuka lebar. Empat etape berikutnya akan menjadi penentu dalam perburuan gelar juara.
Peran Penting Tim Pendukung dan Klasifikasi Lainnya
Selain Ayustina, wakil Indonesia lainnya juga menunjukkan semangat juang tinggi di Biwase Cup 2026. Dewika Mulya Sova finis di posisi ke-22 pada etape pertama. Ia mencatatkan selisih waktu 5 menit 46 detik dari pemenang etape, menunjukkan upaya maksimal.
Dewika berada dalam peleton yang sama dengan rekan-rekan setimnya, menjaga kekompakan tim. Andini Putri Anatasya finis di urutan ke-27, sementara Nihayatuzzain Asshofi di posisi ke-32. Ida Ayu Manik Laksmi Dewi melengkapi daftar di peringkat ke-33, menunjukkan partisipasi aktif seluruh atlet.
Hasil kolektif pada etape pembuka ini menjadi modal penting bagi tim Indonesia secara keseluruhan. Mereka bertekad untuk kembali memburu hasil maksimal dalam etape-etape selanjutnya. Ini setelah menorehkan pencapaian positif pada ajang sebelumnya, Biwase Tour of Vietnam 2026.
Momentum Positif dari Biwase Tour of Vietnam 2026
Tim balap sepeda putri Indonesia sebelumnya telah menorehkan prestasi membanggakan pada Biwase Tour of Vietnam 2026. Mereka menempati posisi kedua klasifikasi akhir tim setelah menyelesaikan lima etape. Kompetisi itu berlangsung dari tanggal 4 hingga 8 Maret lalu.
Tim Merah Putih hanya terpaut 15 menit 29 detik dari tim Norwegia Hitec Products–Fluid Control yang keluar sebagai juara. Tim Norwegia berhasil mencatatkan total waktu 45 jam 53 menit 51 detik. Pencapaian ini menunjukkan daya saing yang tinggi dari pesepeda putri Indonesia di tingkat internasional.
Dalam klasifikasi umum individual, Ayustina Delia Priatna menutup kompetisi di posisi keempat. Ia meraihnya setelah finis ketujuh pada etape terakhir, menunjukkan konsistensi performa. Sementara itu, Ida Ayu Manik Laksmi Dewi menempati posisi keempat pada klasifikasi pembalap muda, menandakan potensi atlet masa depan.
Sumber: AntaraNews