Pertamina Enduro Tegaskan Hoaks Pemecatan Tisya Amallya Putri: Kapten Tim Tetap Krusial
Manajemen Jakarta Pertamina Enduro membantah keras isu pemecatan Tisya Amallya Putri yang viral di medsos. Kapten tim ini dipastikan tetap menjadi bagian penting skuad. Simak detail klarifikasinya dan modus penyebaran hoaks!
Manajemen Jakarta Pertamina Enduro secara tegas membantah kabar bohong atau hoaks mengenai pemecatan kapten tim, Tisya Amallya Putri. Isu ini beredar luas di berbagai platform media sosial dan menciptakan kebingungan di kalangan penggemar setia tim.
Chef de Mission Jakarta Pertamina Enduro, Werry Prayogi, memastikan bahwa Tisya Amallya Putri masih memegang peran krusial dalam skuad. Ia menegaskan Tisya tetap menjadi bagian inti tim dan menjalankan tugasnya sebagai kapten tim voli.
Klarifikasi penting ini disampaikan di Jakarta pada Sabtu (7/3), menyusul maraknya video manipulatif yang muncul tepat saat tim sedang memasuki fase krusial. Video tersebut menarasikan seolah Jakarta Pertamina telah memberhentikan Tisya secara sepihak.
Modus Operandi Penyebaran Hoaks Pemecatan Tisya Amallya Putri
Jakarta Pertamina Enduro menjelaskan bahwa video-video yang beredar terindikasi kuat menggunakan teknologi deepfake. Teknologi ini secara canggih memanipulasi wajah dan suara manajemen, pelatih, hingga para pemain tim.
Manipulasi canggih ini bertujuan untuk menciptakan kesan palsu, seolah pihak internal tim memberikan pernyataan resmi terkait penghentian kontrak sang kapten. Hal ini sangat merugikan citra tim dan Tisya Amallya Putri sendiri.
Selain penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) seperti deepfake, ditemukan pula konten yang menyunting potongan pernyataan manajemen dari konteks yang berbeda. Ini menunjukkan upaya sistematis untuk menyebarkan informasi yang salah.
Potongan video tersebut kemudian digabungkan dengan narasi suara buatan dan visual pembaca berita. Tujuannya adalah membangun kredibilitas palsu agar terlihat seperti pemberitaan media arus utama yang terpercaya, padahal faktanya adalah hoaks.
Kecaman Manajemen dan Dampak Terhadap Tim
Werry Prayogi sangat menyayangkan tindakan oknum tidak bertanggung jawab yang menyebarkan konten manipulatif terkait hoaks pemecatan Tisya Amallya Putri tersebut. Ia menekankan pentingnya verifikasi informasi sebelum menyebarkannya.
Menurut Werry, tindakan memotong pernyataan di luar konteks asli dapat sangat merugikan keharmonisan tim. Apalagi, tim sedang dalam periode penting dan membutuhkan fokus penuh untuk berlaga di babak empat besar.
Fokus tim Jakarta Pertamina Enduro saat ini adalah perebutan gelar juara. Isu hoaks semacam ini berpotensi mengganggu konsentrasi para pemain dan staf pelatih di momen krusial tersebut.
“Kami menyayangkan adanya konten yang memotong pernyataan manajemen di luar konteks dan menyebarkannya sebagai informasi yang menyesatkan,” kata Werry Prayogi, menegaskan kembali sikap resmi tim.
Sumber: AntaraNews