Penjelasan TNI soal Tujuan 2 Pesawat Militer AS Mendarat di Bandara Komodo
TNI AU menjelaskan alasan dua pesawat militer asing milik Amerika Serikat mendarat di Bandara Internasional Komodo, Labuan Bajo.
TNI AU menjelaskan alasan dua pesawat militer asing milik Amerika Serikat mendarat di Bandara Internasional Komodo, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur pada Minggu (6/7) kemarin.
"Pengamanan tersebut berjalan dengan aman dan lancar sesuai prosedur," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Kristomei Sianturi dalam keterangannya, Rabu (9/7).
Dia menjelaskan, pesawat pertama yang diamankan adalah CMV-22 Osprey dengan nomor registrasi 169456 atas nama United States of America dan membawa delapan orang crew tanpa penumpang.
Sementara itu, pesawat kedua juga merupakan CMV-22 Osprey dengan nomor registrasi 169450 atas nama United States of America dengan tujuh orang crew tanpa penumpang.
Menurutnya, apa yang dilakukan TNI merupakan bagian dari tugas pokok TNI sesuai UU Nomor 3 Tahun 2025 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI passl 7 ayat 1 yaitu menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI dan melindungi segenap bangsa. Oleh karenanya, setiap aktivitas militer asing di wilayah Indonesia harus berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Pengamanan setiap penerbangan pesawat militer asing yang melintas dan singgah di wilayah Indonesia dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku. TNI berkomitmen untuk menjaga kedaulatan wilayah udara nasional serta memastikan aktivitas penerbangan internasional berjalan aman dan tertib," jelasnya.
Rute Dua Pesawat Militer AS
Kedua pesawat tersebut menempuh rute yakni Denpasar – Labuan Bajo – Darwin dengan misi technical landing for refuel mendukung transit PACOM dari Filipina ke Australia.
"Pesawat tiba pukul 17.51 WITA dan lepas landas kembali pada pukul 19.25 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan penerbangan dan pengamanan di Bandara Internasional Komodo selesai pada pukul 19.27 WITA tanpa kendala berarti," ungkapnya.
"Dengan tetap mengutamakan aspek keamanan, keselamatan penerbangan, dan koordinasi lintas instansi," pungkasnya.
Viral Pesawat AS Mendarat di Labuan Bajo
Sebelumnya, Dua pesawat asal Amerika Serikat tipe Osprey CMV-22 dilaporkan mendarat darurat di Bandara Internasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
Pendaratan pesawat militer tersebut membuat heboh jagat maya setelah sebuah akun Facebook bernama Devosaputra Saputra mengupload video berdurasi 15 detik pendaratan dua pesawat tersebut.
Dalam video, akun Devosaputra Saputra menuliskan keterangan 'Dari Amerika mendarat darurat di bandara internasional Komodo kehabisan BBM'. Unggahan itu mendapatkan komentar sebanyak 260, 8.593 suka dan 75 kali dibagikan.
"Betul saya sempat video saat turun dari pesawat garuda Denpasar Labuan bajo, ini saat pesawat AS ini mau balik," tulis akun Ferdi Son dalam kolom komentar.
"Ini terjdi pada hari minggu sore, kami sempat lihat langsung di Bandara Komodo," tambah akun lain bernama Herdiyanto Irgi.