Pemprov DKI Jakarta Tegaskan Penggunaan Lapangan Maroedja Gratis untuk Warga
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan penggunaan Lapangan Maroedja Sport Park di Jakarta Barat sepenuhnya gratis, mencegah pungutan liar, dan mendukung aktivitas olahraga warga setempat.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta menegaskan bahwa Lapangan Maroedja Sport Park di Kelurahan Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat, dapat digunakan secara gratis oleh masyarakat. Penegasan ini disampaikan untuk memastikan tidak ada pungutan biaya dalam bentuk apapun saat warga memanfaatkan fasilitas olahraga tersebut.
Kepala Bidang Kepemudaan Dispora DKI Jakarta, Yunus Burhan, secara langsung menyatakan hal ini saat membuka Turnamen Sepak Bola Pamos Cup I di Kembangan pada Minggu, 6 April 2026. Pernyataan ini sekaligus menjadi jaminan bagi warga untuk berolahraga tanpa beban biaya di fasilitas publik.
Meskipun secara administratif lapangan berada di bawah wewenang Dispora, pengaturan teknis operasional diserahkan kepada pihak Kecamatan, Kelurahan, dan Kasatlak Dispora Kembangan. Langkah ini bertujuan agar pengelolaan lapangan lebih sesuai dengan kebutuhan serta aspirasi masyarakat setempat.
Penegasan Penggunaan Gratis dan Larangan Pungli
Yunus Burhan, Kepala Bidang Kepemudaan Dispora DKI Jakarta, dengan tegas menyatakan bahwa "Penggunaan lapangan ini gratis. Tidak boleh ada pungutan liar dalam bentuk apapun." Penegasan ini disampaikan dalam rangka memastikan akses yang adil dan merata bagi seluruh warga Jakarta Barat untuk berolahraga di Lapangan Maroedja Sport Park.
Kebijakan penggunaan Lapangan Maroedja gratis ini menjadi prioritas Pemprov DKI Jakarta untuk mendorong gaya hidup sehat dan aktif di kalangan masyarakat. Dengan tidak adanya biaya, diharapkan lebih banyak warga yang termotivasi untuk memanfaatkan fasilitas olahraga yang tersedia.
Pengaturan teknis lapangan yang diserahkan kepada pihak Kecamatan, Kelurahan, dan Kasatlak Dispora Kembangan menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Hal ini memungkinkan respons yang lebih cepat terhadap kebutuhan dan masukan dari komunitas pengguna lapangan.
Peningkatan Fasilitas dan Dukungan Komunitas
Sebagai bentuk komitmen terhadap pengembangan sarana prasarana, area lapangan basket di Lapangan Maroedja Sport Park akan segera dilengkapi dengan penerangan. Pemasangan lampu di empat titik sudut akan dimulai pada pekan depan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
Proses pengerjaan penerangan ini ditargetkan rampung pada 21 April 2026, memungkinkan anak-anak muda untuk tetap berolahraga di malam hari. Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan jam operasional lapangan dan memberikan fleksibilitas lebih bagi warga yang memiliki aktivitas di siang hari.
Yunus Burhan juga menyampaikan pesan penting kepada para pengguna lapangan, "Bermainlah dengan riang gembira dan penuh cinta. Berkompetisi boleh, tapi jangan sampai ada keributan atau perkelahian." Ia menekankan pentingnya menjadikan lapangan ini sebagai tempat silaturahmi dan menjaga kesehatan bersama, serta sebagai warisan bagi generasi mendatang.
Prioritas Tenaga Kerja Lokal dan Efisiensi Anggaran
Terkait aspirasi penyerapan tenaga kerja lokal (PJLP), Yunus Burhan menjelaskan bahwa rekrutmen baru belum dapat dilaksanakan pada tahun 2026. Hal ini disebabkan adanya efisiensi anggaran pemerintah yang diterapkan pada tahun tersebut.
Meskipun demikian, Dispora DKI Jakarta memastikan adanya peluang bagi pemuda setempat untuk diprioritaskan saat rekrutmen resmi dibuka di masa mendatang. Komitmen ini menunjukkan upaya pemerintah untuk tetap mendukung pemberdayaan masyarakat lokal meskipun ada kendala anggaran.
Kebijakan efisiensi anggaran merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk mengelola keuangan daerah secara lebih bijak. Namun, pemerintah tetap berupaya mencari solusi terbaik agar kebutuhan tenaga kerja dan pemberdayaan masyarakat tetap dapat terpenuhi di kemudian hari.
Sumber: AntaraNews