Pemesanan Jaecoo J5 EV Membludak, Konsumen IIMS Baru Terima Unit Setelah Lebaran
Antusiasme tinggi terhadap Jaecoo J5 EV membuat pemesanan membludak hingga 12.000 unit. Pembeli di IIMS 2026 harus bersabar menanti unit SUV listrik ini hingga setelah Lebaran.
Sejak debutnya di Indonesia pada November lalu, Jaecoo J5 EV berhasil menarik perhatian besar dari konsumen kendaraan listrik. Model SUV bertenaga baterai ini mencatat lonjakan pemesanan yang signifikan, mencapai 12.000 unit dalam waktu singkat. Antusiasme pasar yang luar biasa ini terjadi bahkan sebelum Februari 2026 berjalan jauh.
Tingginya permintaan tersebut mengakibatkan antrean panjang untuk pengiriman unit. Pembeli yang melakukan pemesanan selama pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 dijadwalkan menerima unit setelah periode Hari Raya Idul Fitri. Sementara itu, pemesanan yang dilakukan pada tahun 2025 diupayakan tiba di garasi konsumen hingga bulan Maret.
Kepala Bagian Pemasaran Jaecoo Indonesia, Ilham Pratama, menyampaikan permohonan maaf atas antrean panjang ini. Pihaknya berkomitmen untuk mempercepat proses pengiriman unit kepada para konsumen. Penambahan fasilitas perakitan menjadi salah satu upaya Jaecoo Indonesia dalam memenuhi tingginya permintaan pasar.
Lonjakan Pemesanan Jaecoo J5 EV dan Dampaknya
Penerimaan pasar terhadap Jaecoo J5 EV memang di luar dugaan, dengan antusiasme yang sangat tinggi. Model SUV listrik ini telah mencatat angka pemesanan yang melonjak drastis, mencapai 12.000 unit. Lonjakan ini terjadi dalam kurun waktu yang relatif singkat sejak pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada November.
Imbas dari tingginya permintaan konsumen terhadap SUV listrik bergaya boxy ini sangat terasa. Pembeli yang menandatangani surat pemesanan kendaraan (SPK) selama pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 harus bersabar. Mereka dijadwalkan menerima unit Jaecoo J5 EV mereka setelah periode Hari Raya Idul Fitri.
Ilham Pratama, Kepala Bagian Pemasaran Jaecoo Indonesia, mengakui adanya antrean panjang akibat respons pasar yang positif. “Penerimaan pasar terhadap J5 ini kita tidak menduga sebelumnya sampai akhirnya antusiasmenya sangat tinggi dan ada antrean panjang,” ujarnya. Pihak Jaecoo Indonesia berjanji untuk mempercepat pengiriman unit.
Prioritas pengiriman diberikan kepada konsumen yang telah melakukan pemesanan pada tahun 2025. Unit-unit tersebut diupayakan sampai di garasi konsumen hingga Maret ini. Untuk pemesanan Jaecoo J5 EV setelah Lebaran, perusahaan berkomitmen dengan penambahan fasilitas perakitan.
Faktor Pendorong Minat Tinggi Terhadap Jaecoo J5 EV
Tingginya minat terhadap Jaecoo J5 EV didorong oleh sejumlah faktor kunci yang menarik perhatian konsumen. Statusnya sebagai SUV listrik menjadi daya tarik utama di tengah tren kendaraan ramah lingkungan. Desain yang sesuai kebutuhan keluarga muda juga menjadi pertimbangan penting bagi calon pembeli.
Selain itu, jarak tempuh baterai Jaecoo J5 EV yang dinilai kompetitif di kelasnya turut berkontribusi pada popularitasnya. Kombinasi fitur-fitur tersebut menjadikan J5 EV sebagai model terlaris Jaecoo di pasar domestik saat ini. Ini menunjukkan penerimaan positif masyarakat terhadap inovasi kendaraan listrik.
Jaecoo J5 EV sendiri merupakan compact SUV listrik lima tempat duduk yang ditenagai baterai LFP 60,9 kWh. Kendaraan ini mampu menghasilkan tenaga 210 PS (155 kW) dan torsi 288 Nm. Dengan penggerak roda depan (FWD), mobil ini menawarkan jarak tempuh NEDC hingga 461 km.
Performa akselerasinya juga patut diperhitungkan, diklaim mampu mencapai 0-100 km/jam dalam 7,3 detik. Fitur pengisian daya cepat DC 30-80 persen dapat dicapai dalam sekitar 27 menit. Saat peluncuran, SUV listrik ini dibanderol dengan harga kompetitif, mulai dari Rp 249,9 juta untuk tipe termurah hingga Rp 299,9 juta untuk tipe termahal.
Sumber: AntaraNews