Pemberangkatan Calon Haji 1447 H: 25.271 Jemaah Telah Diberangkatkan ke Madinah
Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf mengumumkan 25.271 calon haji telah diberangkatkan ke Madinah sejak misi haji 1447 H dimulai, menandai progres signifikan dalam Pemberangkatan Calon Haji tahun ini.
Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf mengumumkan bahwa sebanyak 25.271 calon haji telah berhasil diberangkatkan menuju Madinah, Arab Saudi. Pemberangkatan ini menandai dimulainya misi haji 1447 Hijriah yang secara resmi dibuka pada tanggal 22 April 2026.
Total jemaah yang telah berangkat tersebut berasal dari 65 kelompok terbang (kloter) yang diberangkatkan secara bertahap dari berbagai embarkasi di Indonesia. Proses keberangkatan ini dipantau ketat untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan seluruh calon haji.
Dalam konferensi pers yang diadakan di Tangerang pada hari Sabtu, Irfan menyampaikan perkembangan terbaru ini kepada publik. Ia menekankan komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji Indonesia.
Progres Keberangkatan Jemaah dan Kedatangan di Madinah
Dari total 25.271 peserta haji yang telah diterbangkan, Menhaj Irfan merinci bahwa 22.184 orang di antaranya, yang tergabung dalam 57 kloter, sudah tiba dengan selamat di Madinah. Mereka kini siap untuk memulai serangkaian ibadah suci di Tanah Suci.
Sementara itu, delapan kloter lainnya yang membawa ribuan jemaah masih dalam perjalanan udara menuju Madinah dan diharapkan segera mendarat tanpa hambatan. Pihak kementerian terus memantau pergerakan kloter-kloter ini dan memastikan keselamatan jemaah.
Pada hari yang sama, 25 April 2026, Kloter 5 Embarkasi Jakarta Pondok Gede dengan jumlah 389 calon haji juga diberangkatkan. Keberangkatan ini menggunakan maskapai Garuda Indonesia, menambah daftar jemaah yang telah menuju Madinah pada periode awal misi haji.
Menhaj Irfan berharap seluruh jemaah yang masih dalam perjalanan dapat segera tiba dan beradaptasi dengan kondisi di Madinah. Persiapan matang telah dilakukan untuk menyambut kedatangan mereka dan memastikan kelancaran ibadah haji.
Perluasan Fasilitas Fast Track untuk Kemudahan Jemaah
Untuk meningkatkan kualitas layanan bagi calon haji, Menhaj Irfan juga mengumumkan penambahan fasilitas "fast track" atau jalur cepat. Layanan ini memungkinkan proses imigrasi dan pemeriksaan keimigrasian dilakukan lebih cepat di bandara keberangkatan.
Sebelumnya, fasilitas fast track telah tersedia dan beroperasi di beberapa embarkasi besar, yaitu Surabaya, Jakarta (Bandara Soekarno-Hatta), dan Solo. Keberadaan jalur cepat ini sangat membantu mengurangi antrean dan waktu tunggu jemaah.
Kabar baiknya, pada tahun ini, fasilitas fast track telah diperluas dengan penambahan di Makassar. Langkah ini diharapkan dapat memberikan kemudahan signifikan bagi jemaah haji yang berasal dari wilayah Indonesia bagian timur.
Irfan menyatakan optimisme bahwa penambahan titik fast track ini akan semakin memudahkan jemaah haji Indonesia. Ia juga berharap agar di tahun-tahun mendatang, jumlah lokasi fast track dapat terus bertambah, menjangkau lebih banyak embarkasi di seluruh Indonesia.
Sumber: AntaraNews