Mobil Milik Pensiunan Jenderal BIN yang Tewas di Laut Marunda Ditemukan!
Mantan anggota Badan Intelijen Negara (BIN) ini ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa mengambang di laut Jumat (10/1).
Mobil Brigjen TNI (Purn) Hendrawan Ostevan yang tewas mengambang di perairan Marunda akhirnya ditemukan. Mantan anggota Badan Intelijen Negara (BIN) ini ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa mengambang di laut Jumat (10/1).
"Baru saja mendapat update dari rekan-rekan penyidik bahwa sekira jam 10 hari ini, pagi ini, telah ditemukan mobil yang diduga dikendarai Brigjen TNI purnawirawan yang ditemukan meninggal dunia beberapa waktu yang lalu," kata Ade Ary kepada wartawan, Jakarta, Sabtu (18/1).
Ade menjelaskan, posisi mobil ditemukan tidak jauh dari sekitar lokasi penemuan jenazah di kawasan yang sama di Marunda di KCN di Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Mobil itu yakni bermerek Toyota Vios berwarna hitam dengan nomor polisi B 1606 LB.
"Upaya pencarian oleh tim gabungan membuahkan hasil, kami menghaturkan rasa syukur ya. Selanjutnya mobil ini akan dilakukan pemeriksaan secara laboratoris, dilakukan penelitian, dilakukan pendalaman oleh Puslabfor Polri ya," ujarnya.
Penemuan Mayat
Mantan Kapolres Metro Jakarta Selatan ini menyebut, petugas gabungan itu yakni tergabung dari Basarnas, Ditpolairud Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Utara, dan Polsek Tanjung Priok.
"Dan proses pendalaman peristiwa ini dilakukan oleh tim gabungan Polres dan Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya," pungkasnya.
Sebelumnya, Peristiwa mengejutkan terjadi di Perairan Marunda, Jakarta Utara, pada hari Jumat, 10 Januari 2025. Seorang pensiunan jenderal TNI, Brigjen TNI (Purn) Hendrawan Ostevan, ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa mengambang di laut.
Penemuan ini menimbulkan banyak pertanyaan mengenai penyebab kematian yang melibatkan sosok mantan anggota Badan Intelijen Negara (BIN).
Jasad Hendrawan Ostevan ditemukan oleh seorang nelayan yang sedang melaut di kawasan tersebut. Dalam proses identifikasi awal, ditemukan kartu tanda anggota BIN dan TNI di tubuh korban, yang memastikan identitasnya.
"Benar, ditemukan kartu anggota BIN dan kartu TNI," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, pada Selasa, 14 Januari 2025.