Menko Zulhas Ajak 20 Organisasi Pemuda Perkuat Peran Hadapi Ketidakpastian Global
Menko Zulhas menambahkan, percepatan program strategis terus dilakukan, termasuk swasembada pangan, energi, dan hilirisasi.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan mengajak generasi muda memperkuat persatuan dan berperan aktif dalam menjaga ketahanan pangan di tengah dinamika global.
Ajakan tersebut disampaikan dalam Silaturahmi Halal Bihalal bersama 20 organisasi kepemudaan, mahasiswa, pelajar, dan lintas iman di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Selasa (7/4).
Zulkifli Hasan yang biasa disapa Zulhas ini menegaskan bahwa pemerintah terus memperkuat kesiapan menghadapi tantangan global, khususnya di sektor pangan yang terdampak gejolak geopolitik, inflasi, dan gangguan rantai pasok. "Tahun 2026, InsyaAllah ketersediaan beras kita aman,” ujarnya.
Ia menambahkan, percepatan program strategis terus dilakukan, termasuk swasembada pangan, energi, dan hilirisasi.
"Kita dorong percepatan di sektor-sektor strategis, termasuk pangan, agar target yang semula direncanakan jangka menengah dapat dicapai lebih cepat,” lanjutnya.
Kontribusi Melalui Gagasan
Zulkifli Hasan juga mendorong pemuda untuk berkontribusi melalui gagasan, inovasi, dan aksi nyata. Organisasi yang hadir antara lain Pemuda Muhammadiyah, HMI, IMM, PMII, IPM, IPNU, Ikatan Pelajar Al Washliyah, KAMMI, FoSSEI, BEM Seluruh Indonesia, KMHDI, GMKI, PMKRI, BEM PTNU, BEM PTMA, PII, HIMA Persis, Amanat Research Institute, Hikmahbudhi, dan Forum OSIS Nasional.
"Kalau pemudanya kuat, persatuannya kuat, dan pangannya kuat, maka masa depan Indonesia juga akan kuat," tegasnya.
Pertemuan ini diharapkan memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan generasi muda dalam menjaga ketahanan pangan dan persatuan bangsa.