Peristiwa

25 Juli 2024

Berita Utama

Berita Terbaru

Berita Utama Lainnya

{{caption}}
Sidang Tuntutan Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dijadwalkam Rabu 3 Juni 2026

Tuntutan dijadwalkan dibacakan 3 Juni dan jawaban terdakwa pada 4 Juni.

{{caption}}
Hari Kedua BPA Fair 2026, Lelang Aset Rampasan Naik Raup Keuntungan Rp1,65 Miliar

Nilai penawaran dalam lelang aset rampasan negara mencapai Rp4,8 miliar atau naik sekitar Rp1,65 miliar dari total harga limit yang ditetapkan.

{{caption}}
Lewat JRKu, Jasa Raharja Dorong Pelaporan Kecelakaan Lebih Cepat dan Mudah

Penanganan golden periode bisa jadi titik krusial untuk tekan fatalitas korban laka lantas.

{{caption}}
Dokter RSCM Jelaskan Alasan Andrie Yunus Belum Bisa Hadir Persidangan, Mata Rentan Infeksi dan Jalani Tandur Kulit

Andrie Yunus belum bisa dihadirkan dalam persidangan karena dinilai masih rentan infeksi dan sedang menjalani tahap tandur kulit.

{{caption}}
Prabowo: Jangan Jadi Pemerintah yang Leha-leha dan Kumaha Engkek

Dia menegaskan jajaran menteri tidak bekerja 'kumaha engkek' atau bagaimana nanti, sebab masyarakat menuntut pemerintah bekerja cepat.

{{caption}}
Prajurit TNI Ditangkap Denpom Bone Sulsel, Kabur saat Diperiksa Terkait Dugaan Pencabulan Siswi SD

Sertu MB sebelumnya sudah ditangkap kasus dugaan pelecehan seksual terhadap siswi SD. Saat diperiksa ia melarikan diri.

{{caption}}
Air Mata dan Ketegaran Ibunda Thoudy Badai saat Sang Anak Ditangkap Militer Israel

Hani Hanifa Humanisa, berusaha tetap kuat sambil terus memanjatkan doa demi keselamatan putranya.

{{caption}}
Animasi Indonesia Semakin Kompetitif, Pendapatan Industri Tembus Rp798 Miliar

Berdasarkan riset terhadap 262 studio animasi dengan 3.448 tenaga kerja, industri animasi Indonesia menunjukkan pertumbuhan signifikan.

{{caption}}
19 WNA Terduga Sindikat Love Scamming Dideportasi Imigrasi Tangerang

Penindakan dilakukan setelah pihak imigrasi menerima laporan intelijen mengenai adanya aktivitas mencurigakan.

{{caption}}
Prabowo: Ekonomi Indonesia Bakal Masuk 4 Besar Dunia

Kondisi ini diprediksikan terjadi pada 2045. Disebut ekonomi Indonesia bakal kalahkan Inggris hingga Italia.