Libur Lebaran Makan Korban, Wisatawan Kolam Renang Cipanas Garut Tewas Tenggelam
Korban diketahui tenggelam selama belasan menit tanpa ada yang mengetahuinya
Seorang pemuda yang sedang berenang di kolam renang Hotel Tirtagangga, Cipanas, Garut, Jawa Barat ditemukan meninggal oleh sejumlah wisatawan, Minggu (6/4). Ia ditemukan meninggal oleh sejumlah wisatawan setelah diduga tenggelam selama belasan menit.
Kapolsek Tarogong Kaler, Iptu Sona Rahadian Amus membenarkan adanya kejadian pengunjung kolam renang Tirtagangga, Cipanas yang meninggal saat berenang. "Korban merupakan warga Kecamatan Tarogong Kidul, Garut," katanya.
Ia menjelaskan bahwa korban diketahui tenggelam selama belasan menit tanpa ada yang mengetahuinya. Sampai kemudian salah seorang pengunjung menemukan korban dalam kondisi tenggelam di sekitar area kolam renang.
"Atas kejadian itu kami menerima laporan dan langsung bergerak ke tempat kejadian perkara bersama tim Inafis Polres Garut dan tim kesehatan dari Dinas Kesehatan. Korban meninggal adalah seorang laki-laki usia sekitar 26 tahun," jelas Sona.
Ia mengungkapkan bahwa pihaknya bersama tim langsung mengevakuasi korban untuk dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan dan dimakamkan. Dan untuk penyelidikan lebih lanjut, penyidik memasang garis polisi di sekitar area kolam renang.
"Selama penyelidikan kolam renang ini tidak bisa dipergunakan sementara oleh masyarakat. Nanti penyidik yang akan menyimpulkan boleh atau tidaknya garis polisi itu dibuka," katanya.
Sementara, Ifan Oktoberi (42) wisatawan asal Jakarta yang juga saksi dalam kejadian tersebut mengaku tidak mengetahui secara langsung kejadian tenggelamnya korban. Namun ia menyaksikan langsung ketika korban sedang dievakuasi oleh pengunjung kolam renang lainnya.
"Tadi saya melihatnya sudah diangkat oleh pengunjung dan diberikan pertolongan pertama dari pengunjung. Tadi saya tidak melihat adanya pertolongan yang diberikan oleh pihak manajemen (hotel dan kolam renang) yang memberikan pertolongan kepada korban, langsung dari pengunjung selama 10-15 menit," katanya.
Menurut Ifan, pada saat kejadian memang di sekitar area kolam renang tidak ada life guard yang menjaga situasi dan memberikan pertolongan. Pengunjung pun pada saat itu yang langsung memberikan pertolongan berupa pemberian nafas buatan hingga CPR.
"Padahal pada saat itu kondisi kolam renang sedang cukup ramai dikunjungi oleh wisatawan. Namun pada saat kejadian tadi saya tidak melihat satu pun life guard, dan baru tahu setelah saya memberitahu ke resepsionis hotel," pungkasnya.