Pengunjung Kolam Air Panas Terkenal di Garut Tewas, Siapa Tanggung Jawab?
Penyidik kepolisian resor Garut terus melakukan penyelidikan kaitan meninggalnya pengunjung kolam renang Tirtatangga.
Penyidik kepolisian resor Garut terus melakukan penyelidikan kaitan meninggalnya pengunjung kolam renang Tirtatangga, Cipanas, Garut. Sejumlah pengelola kolam renang, mulai penjaga tiket hingga manajer diperiksa polisi.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Garut, AKP Joko Prihatin mengatakan, pihaknya hingga kini terus melakukan penyelidikan kaitan dengan meninggalnya pengunjung kolam renang Tirtagangga pada Minggu (6/4).
“Hingga saat ini kami telah melakukan pemeriksaan terhadap lima orang saksi dari pengelola hotel, mulai penjaga tiket hingga manajernya. Jadi kasus ini masih terus kami dalami dan kami selidiki,” kata Joko, Senin (7/4).
Ia menjelaskan bahwa pemeriksaan saksi yang dilakukan pihaknya itu dilakukan untuk mengungkap ada atau tidaknya unsur kelalaian yang menyebabkan pengunjung kolam renang meninggal dunia.
Namun meski begitu hingga saat ini pihaknya belum dapat memberikan kesimpulan sementara hasil pemeriksaan para saksi.
Joko mengatakan, pihaknya memang mendalami kaitan dengan standar operasional prosedur (SOP) kepada para saksi yang diperiksa.
Keluarga Korban Diperiksa
Ia berharap dalam beberapa waktu ke depan bisa menyimpulkan kaitan penyebab meninggalnya wisatawan asal Kecamatan Tarogong Kidul bernama Hisyam Falhan Mubaroq (25) itu.
Dia mengaku, hingga saat ini pihaknya belum meminta keterangan dari pihak keluarga korban.
“Mungkin dalam beberapa hari ke depan kita akan periksa, kalau kemarin dan hari ini mungkin pihak keluarga korban masih berduka,” katanya.
Sebelumnya, seorang pemuda yang sedang berenang di kolam renang Hotel Tirtagangga, Cipanas, Garut, Jawa Barat ditemukan meninggal oleh sejumlah wisatawan, Minggu (6/4).
Kronologi
Ia ditemukan meninggal oleh sejumlah wisatawan setelah diduga tenggelam selama belasan menit.Kapolsek Tarogong Kaler, Iptu Sona Rahadian Amus membenarkan adanya kejadian pengunjung kolam renang Tirtagangga, Cipanas yang meninggal saat berenang.
"Korban merupakan warga Kecamatan Tarogong Kidul, Garut," katanya.
Ia menjelaskan, korban diketahui tenggelam selama belasan menit tanpa ada yang mengetahuinya. Sampai kemudian salah seorang pengunjung menemukan korban dalam kondisi tenggelam di sekitar area kolam renang.
Sementara, Ifan Oktoberi (42) wisatawan asal Jakarta yang juga saksi dalam kejadian tersebut mengaku tidak mengetahui secara langsung kejadian tenggelamnya korban. Namun ia menyaksikan langsung ketika korban sedang dievakuasi oleh pengunjung kolam renang lainnya.
"Tadi saya melihatnya sudah diangkat oleh pengunjung dan diberikan pertolongan pertama dari pengunjung. Tadi saya tidak melihat adanya pertolongan yang diberikan oleh pihak manajemen (hotel dan kolam renang) yang memberikan pertolongan kepada korban, langsung dari pengunjung selama 10-15 menit," katanya.
Tak Ada Penjaga
Menurut Ifan, pada saat kejadian memang di sekitar area kolam renang tidak ada life guard yang menjaga situasi dan memberikan pertolongan.
Pengunjung pun pada saat itu yang langsung memberikan pertolongan berupa pemberian nafas buatan hingga CPR.
"Padahal pada saat itu kondisi kolam renang sedang cukup ramai dikunjungi oleh wisatawan. Namun pada saat kejadian tadi saya tidak melihat satu pun life guard, dan baru tahu setelah saya memberitahu ke resepsionis hotel," pungkasnya.