Legenda Persebaya Meninggal Dunia saat Bermain Sepak Bola
Legenda sepak bola Surabaya, Bejo Sugiantoro meninggal dunia saat bermain bola bersama dengan rekan-rekannya di Lapangan Sepak Bola SIER Surabaya
Legenda sepak bola Surabaya, Bejo Sugiantoro meninggal dunia saat bermain bola bersama dengan rekan-rekannya di Lapangan Sepak Bola SIER Surabaya, Selasa (25/2). Legenda asal klub sepak bola Persebaya itu meninggal saat berada di tengah-tengah lapangan.
Meninggalnya Bejo ini pun dibenarkan oleh Jefri Ikhwan M, Corporate Secretary PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER). Dia menyatakan, insiden itu terjadi sekitar pukul 16.50 WIB.
"Telah meninggal dunia pada hari ini, (Bejo Sugiantoro) setelah sempat tidak sadarkan diri ketika bermain sepak bola bersama rekan-rekannya di lapangan Sepak Bola SIER Surabaya," kata Jefri Ikhwan dalam keterangan tertulis.
Dia menyatakan, saat insiden tersebut terjadi, rekan-rekan Bejo dan tim SIER sempat memberikan pertolongan pertama dan membawanya ke RS Royal Surabaya untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Namun meski telah mendapatkan upaya medis maksimal dari pihak rumah sakit, Bejo Sugiantoro dinyatakan meninggal dunia.
"Saat ini rekan-rekan pemain sepak bola dan perwakilan PT SIER telah menghubungi pihak keluarga almarhum untuk menyampaikan kabar duka ini, dan memberikan bantuan yang dibutuhkan," ungkapnya.
Atas insiden itu, dia pun menyampaikan belasungkawa yang sebesar-besarnya atas wafatnya legenda sepak bola Surabaya ini.
"Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa," pungkasnya.
Diketahui, Bejo dikenal sebagai sosok yang membela Persebaya junior pada 1994 lalu di Piala Haornas, dan penampilannya yang apik membuatnya masuk radar program PSSI Primavera.
Selama kariernya, Bejo pernah memperkuat beberapa klub, antara lain Persebaya Surabaya, PSPS Pekanbaru, Mitra Kukar, Persidafon Dafonsoro, dan Deltras Sidoarjo. Dia juga menjadi bagian dari tim nasional Indonesia dari tahun 1997 hingga 2004, dengan 45 penampilan dan mencetak 2 gol.
Dia pernah menjadi asisten pelatih di Persebaya Surabaya dan pada tahun 2024 ditunjuk sebagai pelatih kepala Deltras Sidoarjo.