Keseruan Bagi-Bagi Sembako Warga Kelurahan Ambarketawang
Gerakan 98 Resolution Network, bekerja sama dengan perusahaan PT Adhi Karya, mengadakan kegiatan bagi sembako kepada warga Kalurahan Ambarketawang
Negeri ini sedang mengalami krisis. Harga kebutuhan pokok yang meningkat dan sulitnya mencari kerja merupakan fakta yang ditemui di lapangan.
Di tengah kesulitan hidup yang dialami warga, gerakan 98 Resolution Network, bekerja sama dengan perusahaan plat merah PT Adhi Karya, mengadakan kegiatan bagi-bagi sembako kepada warga Kalurahan Ambarketawang, Kapanewon Gamping, Sleman. Total ada 500 sembako yang diberikan kepada warga.
“Saya datang ke sini untuk silaturahmi sekaligus menyampaikan salam dari bapak dan pesan tentang pentingnya gotong royong dari bapak Presiden Prabowo,” kata Wigit Bagoes Prabowo selaku perwakilan 98 Resolution Network yang hadir dalam acara tersebut pada Sabtu (25/10).
Wigit mengatakan, acara bagi-bagi sembako itu merupakan amanah dari Presiden Prabowo untuk bisa menggerakkan seluruh elemen yang ada untuk melakukan gotong-royong. Menurutnya, kegiatan itu dilakukan secara kontinyu dalam rangka mengkomunikasikan program-program presiden kepada masyarakat.
“Dengan harapannya, berbagai program Prabowo, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan sekolah rakyat bisa segera dirasakan oleh masyarakat Ambarketawang dalam waktu dekat. Saya kira masih ada empat tahun masa ini berjalan, dan saya berharap gotong-royong ini akan terus terjaga,” kata Wigit.
Gerakan yang tergabung dalam 98 Resolution Network sendiri beranggotakan mereka yang dulunya menjadi bagian dari aktivis 98 reformasi. Sigit mengatakan gerakan ini bersifat sukarela karena para anggotanya masih memiliki rasa tanggung jawab terhadap masyarakat.
“Kita berfokus pada berbagi pada warga sambil mengingatkan semangat gotong royong yang akhir-akhir ini kami khawatir mulai memudar pada masyarakat,” tambahnya.
Total ada 500 bingkisan sembako yang diberikan kepada warga Kalurahan Ambarketawang. Bantuan yang dibagikan terdiri dari beras 5 kilogram, gula, minyak goreng, teh, dan mi instan. Warga yang hadir pada acara itu merupakan mereka yang mendapat undangan dari RT setempat. Wigit mengatakan, pihaknya memilih Kalurahan Ambarketawang sebagai lokasi pembagian kareya di sana ada kerentanan yang harus mendapat perhatian.
“Rentan belum berarti masyarakatnya miskin. Tapi di sini banyak hal yang mungkin tiba-tiba mereka banyak yang kena PHK. Apalagi daerah ini merupakan sub-urban. Kalau di daerah sub-urban (pinggiran kota) seperti ini rawan PHK dan sebagainya,” kata Sigit.
Sementara itu Humas Adikarya Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Agung Purhandjanto mengatakan pihaknya ikut terlibat dalam program tersebut untuk menjalankan program Presiden Prabowo dalam membantu masyarakat yang kurang beruntung
“Semoga sembako ini bermanfaat. Monggo sama-sama membantu. Seperti apa yang diinginkan sama bapak Prabowo, monggo kita gotong-royong,” tambah Agung.
Atas bantuan kepada warganya, Lurah Ambarketawang Sumaryanto, mengucapkan terima kasih. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk gotong royong untuk menjalin kekompakan, persatuan, dan kesatuan antara rakyat kecil dan pemerintah pusat.
“Terbukti dengan 98 Resolution Network, sudah ditunjukkan, dan tentunya sangat memberikan arti bagi masyarakat kecil,” ujarnya.