Kerja Bakti Kapolda Kalsel Bersih Lingkungan: Wujudkan Kalsel Bersih dan Asri
Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menginisiasi kerja bakti rutin untuk aksi bersih-bersih lingkungan, memulai gerakan kolaboratif wujudkan Kalsel bersih dan asri.
Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) memulai sebuah inisiatif penting. Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, mengagendakan kerja bakti rutin untuk aksi bersih-bersih lingkungan di berbagai wilayah. Kegiatan ini bertujuan mewujudkan keindahan serta keasrian kota-kota di Kalimantan Selatan, dimulai dari Banjarmasin.
Langkah awal gerakan kolaboratif ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 7 Februari 2026, di Taman Kamboja, Banjarmasin. Apel bakti kebersihan menjadi pembuka acara, menegaskan komitmen bersama untuk Indonesia yang bersih dan asri. Berbagai elemen masyarakat dan instansi turut serta dalam kegiatan perdana ini.
Personel TNI-Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), Badan Intelijen Negara Daerah (Binda), hingga organisasi masyarakat dan mahasiswa bersatu padu. Mereka bergotong royong membersihkan sampah dan menata lingkungan Taman Kamboja. Tujuannya agar area publik tersebut kembali bersih dan nyaman bagi seluruh warga.
Kolaborasi Lintas Sektor untuk Kebersihan
Inisiatif Kapolda Kalsel ini bukan sekadar kegiatan bersih-bersih biasa. Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal dari gerakan kolaboratif lintas sektor. Gerakan ini dirancang untuk menyelesaikan persoalan lingkungan, khususnya masalah sampah, yang kerap menjadi tantangan di perkotaan.
Partisipasi aktif dari berbagai pihak menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga kebersihan. Keterlibatan TNI, Polri, BNN, Binda, serta elemen masyarakat dan mahasiswa mencerminkan semangat gotong royong. Hal ini penting untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.
Danrem 101/Antasari, Brigjen TNI Ilham Yunus, turut menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan ini. Ia menjelaskan bahwa aksi bersih-bersih merupakan tindak lanjut langsung dari instruksi Presiden. Presiden mengamanatkan agar seluruh elemen bangsa bergerak bersama menjaga kebersihan lingkungan di seluruh penjuru negeri.
Menuntaskan Persoalan Sampah di Banjarmasin
Kapolda Kalsel juga menyinggung persoalan pengelolaan sampah di Banjarmasin yang sempat menjadi perhatian serius. Terutama terkait dengan kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang memerlukan penanganan komprehensif. Isu sampah ini menjadi salah satu fokus utama dalam gerakan bersih-bersih yang diinisiasi.
Dengan momentum kerja bakti ini, Kapolda menyatakan akan mencarikan solusi bersama. Pihaknya akan berkoordinasi dengan TNI, Pemerintah Provinsi, dan Kementerian Lingkungan Hidup. Sinergi ini diharapkan dapat menghasilkan solusi permanen terhadap masalah sampah yang ada.
“Apa yang menjadi perintah Bapak Presiden sudah kita tindaklanjuti," tegas Kapolda. Ia menambahkan bahwa persoalan sampah di masyarakat akan diupayakan penyelesaiannya sampai tuntas. Komitmen ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dan aparat dalam mengatasi isu lingkungan.
Tindak Lanjut Instruksi Presiden
Brigjen TNI Ilham Yunus, Danrem 101/Antasari, menggarisbawahi pentingnya kegiatan ini sebagai respons terhadap instruksi Presiden. Presiden dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) sebelumnya telah memerintahkan agar seluruh elemen negara secara masif bergerak. Tujuannya adalah membersihkan tempat-tempat yang masih dianggap kurang bersih di seluruh Indonesia.
Perintah ini menjadi landasan bagi kolaborasi lintas sektor yang terjadi di Kalimantan Selatan. Seluruh elemen, mulai dari aparat keamanan hingga masyarakat sipil, diharapkan dapat berpartisipasi aktif. Ini demi mewujudkan lingkungan yang lebih baik dan nyaman untuk semua.
"Tujuannya supaya lingkungan kita menjadi indah, bersih, dan enak dipandang,” ujar Brigjen TNI Ilham Yunus. Pernyataan ini menegaskan visi bersama untuk menciptakan Kalimantan Selatan yang tidak hanya bersih. Namun juga asri dan memberikan kenyamanan visual bagi penduduknya.
Sumber: AntaraNews