Hadiri HUT ke-59 IKKT, Panglima TNI Bicara Pemanfaatan Gedung, Panen Lele Hingga Harga Makeup
Agus mengaku terkejut dengan acara yang digelar pada hari ini. Apalagi, dengan tema yang diusung pada kegiatan tersebut.
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri kegiatan syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 Ikatan Kesejahteraan Keluarga TNI (IKKT) Pragati Wira Anggini. Kegiatan ini dilakukan di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.
Dalam kesempatan itu, Agus mengaku terkejut dengan acara yang digelar pada hari ini. Apalagi, dengan tema yang diusung pada kegiatan tersebut.
"Pada hari ini kita dapat menghadiri syukuran hari ulang tahun ke-59 di IKKT Pragati Wira Anggini. Sepertinya baru kemarin saya menghadiri juga ulang tahun yang ke-58. Ibu-ibu selalu membuat kejutan-kejutan," kata Agus dalam sambutannya, Kamis (31/7).
"Sekarang Padang. Ini siapa? Ini Pak Rijat yang punya usul. Sate Padang, kebetulan saya belum sarapan," sambungnya.
Manfaatkan Gedung-Gedung di Mabes TNI
Acara yang digelar di Gedung Gatot Soebroto ini ternyata usai dilakukan rehab atau perbaikan pada gedung tersebut. Namun, dirinya lupa kapan renovasi gedung dilakukan.
"Jadi, kalau kita di luar negeri itu memang tempat berkumpul itu sangat diperhatikan dan bagus-bagus. Kalau dilihat ke ruangan, dari luar itu kurang bagus, tapi di dalamnya itu nyaman. Walaupun negara-negara seperti yang kita anggap belum maju, tapi dari segi gedung kemudian pelayanan untuk publik itu sangat bagus," ujarnya.
"Dan mereka selalu punya officer mess, punya gedung-gedung ini yang banyak. Jadi kalau ada acara, tidak bingung mencari tempat," tambahnya.
Ia pun ingin agar prajurit TNI serta para istri atau ibu-ibu bisa memanfaatkan gedung-gedung yang ada di Mabes TNI dan diperbaiki.
Hal ini agar nantinya gedung-gedung tersebut bisa digunakan untuk kegiatan TNI, ibu-ibu hingga menyambut tamu dari luar negeri.
Kemudian, ia pun turut mengucapkan selamat kepada IKKT Pragati Wira Anggini. Ia berharap agar semakin solid dan menjadi organisasi yang memberikan manfaat nyata bagi keluarga besar TNI dan masyarakat.
"Ada pun tema peringatan ulang tahun kali ini adalah IKKT Pragati Wira Anggini bersinergi bersama TNI, mewujudkan ketahanan pangan menuju keluarga tangguh dan prima," ucapnya.
"Mungkin sesuai asta cita dari Presiden, terima kasih ibu-ibu sudah mendukung program pemerintah dan mendukung program-program yang dilakukan oleh Bapak-Bapaknya," tambahnya.
Panen Lele hingga Makeup Lebih dari Rp4 Juta
Dihadapan para anak buah dan ibu-ibu, jenderal bintang empat ini memberikan contoh ketahanan pangan yang dibuat oleh Asisten Teritorial (Aster) TNI Mayjen TNI Joko Hadi Susilo.
"Kemarin sudah panen lele kemarin. Laporan Dandenma sisanya 4 juta. Lumayan, dari 18 juta. Tidak apa-apa, tentara juga saya coba untuk supaya tidak harus ada kegiatan," ucapnya.
Menurutnya, apabila nanti sudah pensiun dari prajurit TNI. Nantinya masih bisa untuk terus berkarya hingga mencari uang untuk memberikan nafkah kepada keluarga hingga istri.
"Kasihan, tadi subuh istri saya sudah. Makeup lebih dari Rp4 juta, jadi jualan lele kurang juga. Tekor juga. Tenang, masih ada telur. Telur belum panen. Suaminya harus berpikir gitu, perawatan istrinya lebih daripada itu," ujar sambil tersenyum yang disambut tepuk tangan.
Ia pun mempersilahkan kepada para ibu-ibu atau istri prajurit untuk bisa mengikuti program yang sudah dicanangkan tersebut. Apalagi, jika mereka juga bisa ikut berpartisipasi dalam kegiatan UMKM seperti bazar.
Nantinya, mereka bisa berjualan hasil dari panen tersebut seperti sayuran, telor, lele dan lain sebagainya. Dengan begitu, mereka dalam hal ini IKKT bisa mendapatkan uang secara mandiri.
"Jadi ada pemasukan, jangan pengajuan terus setiap bulan, tekor juga. Minimal adalah yang dilakukan, silahkan. Saya berharap momentum HUT ke-59 ini dapat menjadi pemincu semangat bagi seluruh anggota IKKT Pragati Wira Anggini untuk terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi bangsa dan negara," paparnya.
"Saya mengajak juga kita semua untuk terus menjaga semangat kebersamaan, meningkatkan kompetensi diri, serta menjadi inspirasi dan penggerak di lingkungan masing-masing. Mari kita jadikan IKKT sebagai rumah bersama yang hangat, produktif, dan penuh semangat gotong royong," pungkasnya.