FOTO: Harga Beras Mulai Turun, Pemerintah Salurkan Bantuan SPHP Dua Bulan Sekaligus
Pekerja menyiapkan pesanan beras pelanggan di pasar induk beras Cipinang, Jakarta, Rabu (09/07/2025).
Setelah sempat melonjak dalam beberapa bulan terakhir, harga beras di tingkat konsumen nasional mulai menunjukkan tren penurunan. Berdasarkan data Badan Pangan Nasional (Bapanas) per Rabu, 9 Juli 2025 pukul 15.30 WIB, harga beras premium tercatat sebesar Rp15.935 per kilogram, turun Rp21 atau 0,13% dibandingkan hari sebelumnya. Sementara itu, harga beras medium turun sebesar Rp42 atau 0,30%, menjadi Rp14.172 per kilogram. Adapun harga beras program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) juga mengalami penurunan sebesar Rp9, kini berada di angka Rp12.508 per kilogram.
Penurunan ini menjadi angin segar bagi masyarakat setelah lonjakan harga beras yang sempat mencapai 5% hingga 10%. Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi, menyatakan bahwa pemerintah kembali menyalurkan bantuan beras SPHP pada bulan Juli 2025 sebagai bagian dari strategi untuk menstabilkan harga pangan.Bantuan SPHP berupa beras 10 kilogram merupakan bagian dari paket subsidi pemerintah yang semula dijadwalkan untuk Juni dan Juli 2025. Namun karena keterlambatan distribusi, penyaluran akan dilakukan sekaligus pada bulan Juli ini. Dengan demikian, keluarga penerima manfaat akan menerima 20 kilogram beras untuk dua bulan sekaligus.
Langkah intervensi ini diharapkan tidak hanya menjaga daya beli masyarakat, tetapi juga memperkuat stabilitas pangan nasional di tengah berbagai tekanan global dan domestik.