DPRD DKI Apresiasi Respon Cepat KAI dalam Penanganan Longsor Menteng, Warga Harapkan Solusi Permanen
DPRD DKI Jakarta mengapresiasi langkah cepat KAI dalam Penanganan Longsor Menteng yang mengancam warga. Warga berharap solusi permanen untuk keamanan lingkungan.
DPRD Provinsi DKI Jakarta memberikan apresiasi tinggi kepada PT Kereta Api Indonesia (KAI) atas respons cepat mereka. KAI menindaklanjuti keluhan warga RW 09 Menteng terkait ancaman longsor di area jalur kereta api. Ini menunjukkan komitmen dalam menjaga keselamatan publik dan responsif terhadap keluhan masyarakat.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Basri Baco, menyampaikan keluhan tersebut setelah reses pada pekan lalu. Kondisi tanah yang terus menurun di sejumlah titik jalur rel telah mencemaskan warga selama bertahun-tahun. Potensi longsor ini berlokasi di kawasan Ruang Manfaat Jalur (Rumaja) Kereta Api.
Kekhawatiran warga ini telah berlangsung lima hingga enam tahun tanpa perbaikan signifikan. Setelah laporan disampaikan langsung kepada Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, tindak lanjut segera dilakukan. Langkah cepat ini diharapkan membawa solusi permanen bagi masalah Penanganan Longsor Menteng yang krusial.
Respons Cepat KAI dan Kekhawatiran Warga
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Basri Baco, mengungkapkan bahwa keluhan warga RW 09 Kelurahan Menteng telah disampaikan kepadanya saat reses. Warga mengkhawatirkan penurunan tanah dan potensi longsor di kawasan Ruang Manfaat Jalur (Rumaja) Kereta Api. Area yang terdampak adalah di km 5+100 hingga km 5+300 Petak Jalan Stasiun Manggarai-Stasiun Sudirman. Kondisi ini telah menjadi ancaman serius bagi keselamatan mereka.
Baco kemudian menindaklanjuti laporan tersebut dengan bertemu langsung Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin. Ia menyampaikan kekhawatiran warga yang telah terjadi sejak lima hingga enam tahun lalu tanpa perbaikan yang tuntas. "Alhamdulillah, begitu laporan kami sampaikan, PT KAI merespons cepat. Ini yang kami apresiasi, karena masyarakat sudah lama menunggu kepastian penanganan," kata Baco, menyoroti urgensi Penanganan Longsor Menteng ini.
Tindak lanjut cepat dari PT KAI terlihat pada Jumat (21/11), ketika jajaran manajemen KAI, dipimpin Executive Vice President (EVP) KAI Daop 1 Jakarta Yuskal Setiawan, turun ke lokasi. Mereka didampingi tim penertiban KAI, PT KCI, serta dukungan dari Kelurahan Menteng. Kegiatan awal meliputi pembersihan tumpukan sampah yang berpotensi memicu longsor dan kebakaran di area tersebut.
Harapan Solusi Permanen dan Peran Masyarakat
Basri Baco menilai, respons cepat dari KAI ini memberikan harapan baru bagi warga RW 09 Menteng. Selama bertahun-tahun, mereka hidup dalam kecemasan akan keamanan lingkungan tempat tinggalnya. Langkah awal pembersihan ini menjadi titik terang bagi Penanganan Longsor Menteng yang dinantikan.
Meski demikian, Baco menekankan pentingnya langkah lanjutan agar penanganan tidak berhenti pada tahap pembersihan semata. "Kami ingin ada solusi permanen agar tidak hanya sekadar dibersihkan, tetapi kestabilan tanah dan keamanan jalur benar-benar terjamin. Ini menyangkut keselamatan warga dan operasional kereta," tegasnya. Ia berharap ada upaya konstruktif untuk mengatasi penurunan tanah secara struktural.
Selain itu, Sekretaris DPD Partai Golkar DKI Jakarta ini juga mengimbau masyarakat sekitar untuk turut serta menjaga kebersihan lingkungan. Tumpukan sampah dapat memperparah risiko longsor dan bahaya lainnya. "Saya minta warga ikut menjaga lingkungan. Kalau lingkungan bersih, risiko kesehatan bisa ditekan dan warga tidak mudah sakit. Lingkungan yang aman harus dibarengi dengan lingkungan yang sehat," tutur Baco, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam upaya Penanganan Longsor Menteng.
Baco memastikan akan terus mengawal proses perbaikan hingga tuntas. Ia juga meminta dukungan warga agar membantu pihak KAI sehingga pengerjaan turap atau penguatan tanah dapat berjalan lancar. "Kami ada untuk masyarakat. Selama ada keluhan, pasti akan kami perjuangkan," pungkas Baco, menegaskan komitmennya terhadap keselamatan warga Menteng.
Sumber: AntaraNews