Bukan Cuma Gol! Eduardo Perez Tetap Percaya Mihailo Perovic Meski Baru Cetak Satu Gol
Pelatih Persebaya Surabaya, Eduardo Perez, tidak risau dengan minimnya gol Mihailo Perovic di BRI Super League 2025/2026, yakin kontribusinya lebih dari sekadar angka.
Pelatih kepala Persebaya Surabaya, Eduardo Perez, menyatakan dirinya tidak khawatir dengan performa penyerang andalannya, Mihailo Perovic, yang belum menunjukkan ketajaman maksimal di BRI Super League 2025/2026. Perovic, yang merupakan pemain kunci tim, baru berhasil mencetak satu gol dari enam penampilannya sepanjang tujuh pekan kompetisi. Pernyataan ini disampaikan Perez dalam sebuah wawancara yang dikutip dari laman resmi I.League pada Sabtu.
Perez menegaskan bahwa kontribusi seorang pemain tidak semata-mata diukur dari jumlah gol yang dicetaknya, melainkan juga dari peran strategisnya di lapangan. Ia percaya penuh pada kemampuan Perovic dalam membangun serangan dan menjaga stabilitas tim. Dukungan penuh dari pelatih ini diharapkan dapat membangkitkan kembali kepercayaan diri sang striker Montenegro.
Meskipun demikian, Perovic sendiri mengakui adanya tantangan adaptasi yang cukup besar di kompetisi sepak bola tertinggi Indonesia. Faktor cuaca tropis, intensitas permainan yang lebih cepat dan fisik, serta ekspektasi tinggi dari para suporter menjadi hambatan yang harus ia taklukkan. Namun, ia bertekad untuk segera menemukan ritme terbaiknya dan memberikan yang terbaik bagi Persebaya.
Dukungan Penuh Eduardo Perez untuk Mihailo Perovic
Eduardo Perez memberikan pembelaan kuat terhadap Mihailo Perovic, menekankan pentingnya peran sang penyerang di luar statistik gol. Menurut Perez, Perovic memiliki kemampuan mengontrol bola yang krusial dalam transisi permainan dan penciptaan peluang bagi tim. Kontribusi ini seringkali tidak terlihat dalam catatan gol, namun sangat vital bagi strategi Persebaya.
"Mihailo pemain yang sangat penting. Orang-orang hanya melihat dari sisi mencetak gol, padahal banyak transisi dan peluang lahir dari kemampuannya mengontrol bola," jelas Perez. Pernyataan ini menunjukkan bahwa pelatih asal Spanyol tersebut memiliki pandangan holistik terhadap performa pemainnya.
Kepercayaan diri Perez terhadap Perovic tidak tergoyahkan, bahkan setelah tujuh pekan kompetisi. Ia yakin bahwa ketajaman Perovic akan segera terlihat dan membawa kabar baik bagi tim berjuluk Bajul Ijo. Dukungan semacam ini sangat penting bagi moral pemain, terutama di tengah sorotan publik.
Tantangan Adaptasi Mihailo Perovic di BRI Super League
Mihailo Perovic telah tampil sebanyak enam pertandingan bersama Persebaya Surabaya, dengan total 449 menit bermain, namun baru bisa mencetak satu gol. Angka ini memicu sorotan dari berbagai pihak, namun Perovic menjelaskan bahwa ia sedang menghadapi fase adaptasi yang tidak mudah. Proses adaptasi ini mencakup berbagai aspek yang berbeda dari liga sebelumnya.
Pemain berusia 28 tahun ini menyoroti beberapa faktor utama yang menjadi tantangannya. Cuaca tropis yang ekstrem, gaya permainan di Indonesia yang lebih cepat dan mengandalkan fisik, serta tekanan besar dari suporter Persebaya menjadi hal-hal yang perlu ia biasakan. Setiap faktor ini memerlukan penyesuaian fisik dan mental yang signifikan.
"Tidak mudah bermain sepak bola di sini. Kualitas liga ternyata sangat bagus, jauh lebih ketat dari yang saya bayangkan," tegas Perovic. Ia menambahkan bahwa ia perlu meningkatkan diri agar bisa menunjukkan lebih banyak kepada para penggemar. Perovic tetap percaya diri mampu menemukan ritme permainan yang sesuai dan menegaskan tidak akan menyerah menghadapi masa sulit ini.
Komitmen Perovic untuk Persebaya
Meskipun menghadapi masa adaptasi yang berat, Mihailo Perovic tetap menunjukkan komitmen tinggi untuk Persebaya. Ia menyadari ekspektasi yang dibebankan padanya dan bertekad untuk bekerja lebih keras. Perovic dan tim pelatih telah mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki untuk performa yang lebih baik.
Perovic berjanji akan terus berusaha keras untuk beradaptasi dan memberikan kontribusi maksimal. "Kami tahu apa yang harus dilakukan, dan kami akan berusaha lebih baik lagi," ujarnya. Pernyataan ini mencerminkan semangat juang dan profesionalisme sang pemain.
Harapan besar kini tertumpu pada Perovic untuk segera menemukan sentuhan terbaiknya. Dukungan dari pelatih dan rekan setim diharapkan dapat mempercepat proses adaptasinya. Persebaya membutuhkan ketajaman Perovic untuk bersaing di papan atas BRI Super League 2025/2026.
Sumber: AntaraNews