Persebaya Surabaya sukses memetik kemenangan telak 4-0 saat menjamu Persijap Jepara dalam laga tunda pekan kelima BRI Super League 2025/2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya pada Minggu petang (28/12) ini menjadi sorotan penting bagi skuad Bajul Ijo.
Pelatih sementara Persebaya, Uston Nawawi, menegaskan hasil positif ini modal berharga untuk mengembalikan kepercayaan diri tim. Kemenangan ini diraih berkat dukungan penuh dari Bonek dan Bonita, serta kerja keras para pemain di lapangan.
Meskipun demikian, Uston mengingatkan bahwa ini hanyalah permulaan dari perjalanan panjang tim. Ia menekankan pentingnya membangun mental pemenang berkelanjutan. Persebaya sempat melalui periode tanpa kemenangan sebelumnya.
Advertisement
Advertisement
Uston Nawawi mengungkapkan bahwa kemenangan telak ini tidak datang secara instan. Tim pelatih telah melakukan persiapan matang, termasuk mengantisipasi kekuatan lawan, Persijap Jepara, khususnya pergerakan dominan Gustavo Franca.
Pelatih berlisensi AFC Pro itu secara khusus menugaskan Rahmat Irianto untuk mengawal ketat Franca sejak awal pertandingan. Strategi ini bertujuan untuk membatasi ruang gerak pemain kunci Persijap yang mampu membawa bola dari berbagai sisi lapangan.
Dalam sesi istirahat babak pertama, Uston juga memberikan instruksi tegas kepada para pemainnya. “Di ruang ganti saya tekankan, meski unggul 2-0 harus dianggap 0-0, karena keunggulan itu belum aman,” ucapnya. Pendekatan ini terbukti efektif, memungkinkan Persebaya menambah dua gol lagi di babak kedua.
Advertisement
Kemenangan Persebaya ini menunjukkan keberhasilan strategi yang diterapkan oleh Uston Nawawi dalam membaca permainan lawan. Ia juga menambahkan, “Yang terpenting adalah jangan memberi ruang kepada Gustavo Franca,” tuturnya.
Advertisement
Kemenangan Persebaya ini juga menjadi bagian krusial dari persiapan tim dalam masa transisi kepelatihan. Persebaya diketahui akan segera menyambut pelatih baru, Bernardo Tavares, yang akan segera bertugas.
Uston Nawawi menjelaskan bahwa fokus utama tim pelatih saat ini adalah mempersiapkan skuad agar siap beradaptasi dengan pelatih baru. Keputusan teknis ke depan akan sepenuhnya berada di luar kewenangannya.
Di sisi lain, Uston mengamati bahwa persaingan internal di antara para pemain Persebaya semakin kompetitif. Beberapa pemain yang sebelumnya jarang mendapat kesempatan, seperti Koko, kini mampu menunjukkan performa terbaiknya dan menjawab kepercayaan pelatih. “Koko akhirnya mendapat kesempatan dan bisa menjawabnya, sehingga sektor itu semakin kompetitif dan bagus untuk tim,” ujarnya.
Advertisement
Pemain asing Persebaya, Francisco Rivera, juga menegaskan komitmen tim untuk tetap profesional. Ia berharap Persebaya mampu menjaga konsistensi performa, terutama saat bermain di kandang, demi meraih kemenangan Persebaya di laga-laga berikutnya.
Advertisement
Francisco Rivera mengakui bahwa kemenangan Persebaya ini memberikan dampak psikologis yang sangat besar bagi seluruh tim. “Kami sangat senang dengan tiga poin ini, setelah beberapa pertandingan hasilnya seri, kemenangan ini sangat penting untuk kami,” kata pemain asal Meksiko itu.
Ia bersama rekan-rekannya bertekad untuk terus bekerja keras dan menjaga momentum kemenangan, menunjukkan bahwa Persebaya ingin tetap konsisten. “Hari ini berbeda dan kami ingin tetap konsisten meraih tiga poin,” ucapnya.
Sebagai bentuk apresiasi dan upaya membangun kepercayaan diri bersama, Rivera menyerahkan penghargaan pemain terbaik pertandingan yang diterimanya kepada seluruh staf tim. Hal ini menunjukkan semangat kebersamaan yang kuat di dalam skuad.
Advertisement
Rivera menekankan bahwa kepercayaan diri tim dibangun secara kolektif, melibatkan pemain, tim pelatih, dan seluruh staf. “Ini untuk semua yang bekerja keras di tim, karena kepercayaan diri ini dibangun bersama,” tuturnya. Sikap ini diharapkan dapat memperkuat ikatan tim dan menjadi fondasi untuk Kemenangan Persebaya yang berkelanjutan.
Sumber: AntaraNews