Persebaya Tunjuk Shin Sang-gyu Dampingi Tim Hadapi Borneo FC di BRI Super League

Pelatih fisik Shin Sang-gyu dipercaya mendampingi Persebaya Surabaya melawan Borneo FC di BRI Super League, menggantikan Uston Nawawi yang absen, dengan misi meraih poin penuh.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Persebaya Tunjuk Shin Sang-gyu Dampingi Tim Hadapi Borneo FC di BRI Super League
Pelatih fisik Shin Sang-gyu dipercaya mendampingi Persebaya Surabaya melawan Borneo FC di BRI Super League, menggantikan Uston Nawawi yang absen, dengan misi meraih poin penuh. (AntaraNews)

Staf pelatih fisik Persebaya Surabaya, Shin Sang-gyu, akan mendampingi tim dari pinggir lapangan saat menghadapi Borneo FC. Pertandingan penting ini akan berlangsung pada Sabtu (20/12) di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya. Penunjukan ini dilakukan menjelang laga lanjutan BRI Super League 2025/2026 pekan ke-15.

Shin Sang-gyu mengemban tugas ini menyusul absennya pelatih caretaker Uston Nawawi akibat akumulasi kartu. Kehadirannya diharapkan mampu menjaga kesiapan dan performa pemain sepanjang pertandingan krusial tersebut. Ini menjadi tantangan baru bagi staf pelatih asal Korea Selatan itu dalam memimpin tim.

Dengan pengalaman sebagai bagian tim ofisial Timnas Indonesia, Shin Sang-gyu akan memimpin strategi dan motivasi tim. Ia dituntut untuk memastikan Persebaya tetap fokus dan bersemangat meski menghadapi pemuncak klasemen. Tanggung jawab besar ini harus dijalani secara profesional demi kemenangan.

Shin Sang-gyu, yang bergabung dengan Persebaya sejak awal Juni 2025, kini menghadapi tantangan besar. Ia harus memimpin tim di momen krusial tanpa kehadiran pelatih kepala dan beberapa pemain kunci. Absennya Bruno Moreira dan Francisco Rivera tentu berdampak pada kekuatan inti tim Persebaya.

Meskipun demikian, Shin Sang-gyu melihat respons positif dari para pemain selama sesi latihan menjelang laga. "Spirit pemain merupakan modal penting untuk merebut poin penuh," ujarnya saat konferensi pers di Stadion GBT, Jumat. Semangat juang tim menjadi fokus utama untuk meraih hasil maksimal.

Peran Shin Sang-gyu sebagai pendamping di sisi lapangan memang bukan sebagai pelatih kepala. Namun, ia menyadari tanggung jawab besar yang diemban dalam menjaga fokus dan motivasi pemain. "Tanggung jawabnya cukup berat, tetapi ini tantangan yang harus dijalani," ucapnya. Ini menunjukkan profesionalisme tinggi dari Shin Sang-gyu.

Di tengah tantangan tersebut, optimisme tetap menyelimuti skuad Bajul Ijo. Bek Persebaya, Leo Lelis, menyatakan keyakinannya menjelang laga kontra Borneo FC, tim yang pernah ia perkuat sebelumnya. Pengalaman Lelis diharapkan bisa memberikan wawasan tambahan mengenai kekuatan lawan.

Lelis menilai motivasi para pemain tuan rumah tetap tinggi, meskipun harus menghadapi pemuncak klasemen sementara BRI Super League. Mentalitas ini menjadi kunci untuk meraih hasil positif di kandang sendiri. Dukungan penuh dari Bonek juga akan menjadi energi tambahan bagi tim.

"Sama seperti coach, saya optimistis kami bisa meraih tiga poin. Semangat tim sangat bagus," ujar Lelis. Pernyataan ini menunjukkan kekompakan dan kepercayaan diri tim Persebaya Shin Sang-gyu dalam menghadapi lawan tangguh. Mereka siap bertarung habis-habisan.

Borneo FC datang ke Surabaya dengan status mentereng sebagai pemuncak klasemen sementara BRI Super League 2025/2026. Mereka telah mengoleksi 33 poin dari 13 pertandingan, dengan catatan 11 kemenangan dan hanya dua kekalahan. Ini menunjukkan dominasi Borneo FC di liga musim ini.

Di sisi lain, Persebaya Surabaya masih berada di papan tengah klasemen, menempati peringkat kesembilan. Tim kebanggaan Kota Pahlawan ini mengantongi 18 poin dari 13 laga yang telah dijalani. Posisi ini tentu belum memuaskan bagi para penggemar setia Bajul Ijo.

Oleh karena itu, tambahan poin penuh menjadi sangat krusial bagi Persebaya untuk kembali merangsek ke persaingan papan atas. Kemenangan atas Borneo FC akan menjadi dorongan moral yang signifikan. Laga ini bukan hanya tentang tiga poin, tetapi juga tentang menjaga asa di liga.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi