Persebaya Surabaya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kekalahan yang dialami sebelumnya. Langkah ini diambil demi meraih hasil maksimal dalam pertandingan penting melawan Persis Solo. Laga ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, dengan harapan dapat mengamankan poin penuh di kandang.
Pelatih Persebaya, Eduardo Perez, menegaskan pentingnya disiplin pemain di lapangan. Ia mengingatkan para pemain untuk menghindari kontak fisik yang tidak perlu, yang dapat berujung pada kartu merah. Hal ini menjadi perhatian utama setelah pengalaman pahit di pertandingan sebelumnya.
Persiapan intensif telah dilakukan sepanjang pekan untuk memastikan seluruh tim siap menghadapi tantangan ini. Meskipun ada beberapa pemain kunci yang absen, optimisme tinggi tetap menyelimuti skuad Bajul Ijo. Mereka bertekad memberikan penampilan terbaik di hadapan para Bonek.
Advertisement
Advertisement
Eduardo Perez, yang akrab disapa Coach Edu, menekankan bahwa timnya bertekad menuntaskan setiap pertandingan dengan 11 pemain di lapangan. Ia mengakui bahwa terkadang hal-hal tidak terduga bisa terjadi dalam pertandingan. Oleh karena itu, kehati-hatian ekstra sangat diperlukan.
“Kami tentu ingin menuntaskan setiap pertandingan dengan 11 pemain. Namun, kadang dalam pertandingan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kami harus lebih berhati-hati karena kontak kecil pun bisa berujung kartu merah,” kata Eduardo dalam konferensi pers di Surabaya, Sabtu.
Instruksi ini telah disampaikan secara tegas kepada seluruh pemain. Tujuannya adalah meminimalkan risiko kartu merah yang dapat merugikan tim. Fokus utama adalah menjaga performa tim tetap optimal sepanjang 90 menit pertandingan.
Advertisement
Advertisement
Meskipun Persebaya Evaluasi Kekalahan sebelumnya, kondisi skuad mereka mengalami beberapa perubahan signifikan. Pelatih Eduardo Perez memastikan gelandang Dejan Tumbas akan kembali memperkuat tim setelah sempat absen. Kehadiran Dejan diharapkan dapat menambah kekuatan di lini tengah.
Namun, Persebaya juga harus kehilangan beberapa pemain penting. Bek tengah Risto Mitrevski dipastikan absen karena cedera yang dialaminya. Selain itu, Leo Lelis dan Mikael Tata tidak dapat bermain karena terkena sanksi larangan pertandingan.
“Dejan pemain yang sangat penting bagi kami. Kami kehilangan dua pemain dari pertandingan sebelumnya, tapi besok kita lihat siapa yang akan tampil,” ucap Coach Edu. Situasi ini menuntut adaptasi strategi dari tim pelatih untuk mengisi kekosongan yang ada.
Advertisement
Advertisement
Meski menghadapi tantangan skuad yang tidak lengkap, seluruh tim Persebaya telah siap menghadapi pertandingan penting di kandang. Optimisme tinggi terpancar setelah menjalani persiapan intensif sepanjang pekan. Para pemain menunjukkan semangat juang yang luar biasa dalam latihan.
“Kami tahu ini laga penting, tapi saya sangat optimis karena melihat para pemain berlatih dan bekerja keras setiap hari,” tutur Coach Edu. Kepercayaan pelatih terhadap kerja keras pemain menjadi modal berharga.
Pemain Persebaya, Rachmat Irianto, mengakui adanya tekanan besar untuk memenangkan laga kandang. “Tentu ini jadi tekanan tersendiri karena kami banyak kehilangan poin di kandang. Jadi mau tidak mau, besok harus memberikan kemenangan untuk suporter,” kata Rian, sapaan akrabnya. Putra almarhum Bejo Sugiantoro itu juga menambahkan bahwa pelatih meminta para pemain menjaga komunikasi positif di lapangan dan tidak saling menyalahkan saat menghadapi situasi sulit. Selain itu, Bruno Moreira berpeluang mencatat penampilan ke-100 bersama Persebaya, sebuah pencapaian istimewa bagi sang pemain.
Advertisement
Sumber: AntaraNews