Budi Arie Tegaskan Koperasi Merah Putih Terobosan Berani, Tidak Ada Alasan untuk Curiga
Budi Arie meminta publik untuk tidak menjadikan rasa curiga sebagai hambatan terhadap program yang sudah memiliki arah dan manfaat yang jelas.
Menteri Koperasi dan UKM Budi Arie Setiadi menegaskan, pembentukan Koperasi Merah Putih merupakan langkah besar yang belum pernah dilakukan negara manapun di dunia. Ia meminta publik tidak meragukan maupun mencurigai inisiatif besar ini, yang menargetkan pendirian 80.000 koperasi di desa.
"Seluruh dunia cek. Ada gak yang punya pengalaman negara bisa membentuk 80.000 koperasi? Gak ada. Jadi ini memang keberanian awalnya. Bukan keraguan-keraguan," ujar Budi Arie saat menghadiri acara di Ombudsman RI, Jakarta, Kamis (12/6).
Menurut Budi, Kementerian Koperasi dan UKM memiliki rencana dan output yang konkret dalam merealisasikan program ini. Ia menyebut pembentukan koperasi di desa akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
"Keberanian lawannya keraguan-keraguan. Terus curiga? Ini entar begini-begini. Kita tahu bahwa ada problematika itu," ujarnya.
Budi jmenegaskan, pihaknya memahami tantangan di lapangan. Namun, ia meminta publik untuk tidak menjadikan rasa curiga sebagai hambatan terhadap program yang sudah memiliki arah dan manfaat yang jelas.
"Bukan gak tahu. Cuman jangan bahasanya kecurigaan, karena outputnya jelas. Kalau kami di Kementerian Koperasi, outputnya jelas," sambungnya.
Jangan Ragu dan Takut
Budi mengajak masyarakat untuk mendukung, bukan mencurigai atau merasa takut terhadap pembentukan Koperasi Merah Putih. Menurutnya, ini adalah fondasi penting dalam menggerakkan ekonomi desa melalui koperasi yang kuat dan mandiri.
"Jadi makanya jangan curiga. Kalau curiga, ya gak apa-apa sih. Kalau orang politik kan boleh curiga, kan. Tapi maksud saya jangan terlalu curiga," katanya.
"Yang ketiga tadi takut. Jadi menurut saya ini. Inilah basis awal Koperasi Desa Merah Putih. Jadi jangan takut, jangan curiga, jangan ragu-ragu," pungkasnya.