Anthony Tan Kenang Dandi, Mitra Grab 7 Tahun yang Meninggal Dikeroyok Massa
Kehadiran Anthony bukan sekadar memberikan santunan, tetapi juga mengenang sosok Dandi yang telah menjadi bagian dari Grab selama lebih dari tujuh tahun.
Group CEO & Co-Founder Grab, Anthony Tan, melayat ke rumah duka almarhum Rusdamdiansyah alias Dandi, mitra Grab yang meninggal dunia akibat pengeroyokan saat kerusuhan pada Jumat (29/8).
Kehadiran Anthony bukan sekadar memberikan santunan, tetapi juga mengenang sosok Dandi yang telah menjadi bagian dari Grab selama lebih dari tujuh tahun.
"Dandi sudah menjadi mitra Grab lebih dari 7 tahun. Ia bukan hanya pengemudi, tapi bagian dari keluarga besar Grab," ujar Anthony saat melayat ke rumah duka di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Senin (1/9).
Anthony menegaskan, Grab memiliki ikatan kemanusiaan dengan para mitra, bukan semata hubungan bisnis.
"Kami hadir bukan hanya untuk menghaturkan duka cita, tetapi juga memastikan keluarga tetap merasa didampingi. Kehilangan ini adalah duka mendalam, baik bagi keluarga korban maupun bagi Grab," ucapnya.
Adik ipar almarhum, Reza, menyampaikan rasa terima kasih kepada Grab yang telah mendampingi sejak awal.
"Sangat berterima kasih, karena dari awal hingga saat ini Grab selalu ada. Sudah tujuh tahun Dandi jadi driver Grab, dan Grab Indonesia pun mengakuinya," ucap Reza.
Santunan dan Dukungan untuk Keluarga
Dalam kunjungannya, Anthony menyerahkan santunan, jaminan kesehatan, hingga modal usaha melalui GrabKios untuk keluarga Dandi.
Grab memastikan dukungan ini bukanlah respons sesaat, melainkan bentuk pendampingan jangka panjang.
"Grab ingin memastikan keluarga tetap terjaga selama dua tahun ke depan lewat BPJS Kesehatan. Agar langkah mereka semakin kokoh, Grab juga memberikan modal usaha bersama GrabKios," kata Anthony.
Anthony mengingatkan seluruh mitra pengemudi agar selalu mengutamakan keselamatan, terutama di tengah situasi rawan.
Ia juga memperkenalkan GERCEP (Grab Respon Cepat), kanal darurat baru yang bisa diakses mulai 2 September 2025 melalui hotline, laman bantuan, dan live chat khusus.
"Keselamatan dan keamanan mitra selalu menjadi prioritas utama. GERCEP dirancang agar laporan darurat bisa ditangani lebih cepat dan memberi ketenangan bahwa mitra tidak pernah sendirian," ujarnya.
Selain Dandi, Anthony juga menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Affan Kurniawan di Jakarta, serta mendoakan kesembuhan sejumlah mitra lain yang masih dirawat di rumah sakit.
"Dalam suka maupun duka, kami akan selalu berjalan bersama mitra. Karena ini soal kemanusiaan, untuk saling menjaga dan menguatkan," pungkas Anthony.