Memajukan Sektor Pendidikan Jatim Melalui Metode Pemetaan Potensi Berbasis AI
Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) berhasil meraih prestasi yang membanggakan dalam upaya transformasi sektor pendidikan.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) kembali meraih prestasi yang membanggakan dalam bidang pendidikan. Dalam acara bergengsi Amazing You Training yang diselenggarakan oleh ESQ Leadership Center di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten, Jawa Timur dianugerahi penghargaan sebagai provinsi pertama di Indonesia yang menerapkan metode TalentDNA secara komprehensif dalam sektor pendidikan.
Acara ini dihadiri oleh lebih dari 12.000 peserta dari berbagai daerah, dan menjadi momen penting untuk mengapresiasi inovasi yang dilakukan Jawa Timur dalam menciptakan ekosistem pendidikan berbasis teknologi dan pengembangan karakter.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Founder ESQ Group, Ary Ginanjar Agustian, kepada perwakilan Pemprov Jatim yang dipimpin oleh Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aris Agung Paewai. Dalam sambutannya, Aris Agung menunjukkan antusiasmenya terhadap kolaborasi yang telah terjalin dengan ESQ.
"Hari ini kita melihat betapa amazingnya kegiatan bersama ESQ dan Dr. Ary. Kami di Pemprov Jatim telah melaksanakan TalentDNA bagi seluruh insan pendidikan, mulai dari pejabat di dinas, kepala sekolah, guru BK, hingga berbagai elemen lainnya," ungkap Aris di ICE BSD Tangerang Selatan melalui keterangan tertulis, Minggu (25/5/2025). "Hasilnya luar biasa. Potensi yang selama ini tersembunyi, kini bisa terbaca dan dikembangkan," tambahnya.
Aris menjelaskan bahwa TalentDNA merupakan metode pemetaan potensi yang berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk mengukur berbagai aspek dalam diri individu, termasuk cara berpikir, karakter, serta kekuatan emosional dan sosial, dengan menggunakan 45 instrumen pengukuran. "Program ini terbukti efektif dalam membantu para pendidik memahami potensi anak didik secara lebih personal, objektif, dan menyeluruh," jelasnya.
Menciptakan suasana pendidikan yang baik
Menurut Aris, pendekatan ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan kualitas individu, tetapi juga menciptakan suasana pendidikan yang lebih kolaboratif, inklusif, dan terhindar dari konflik internal. "Ketika kita tahu siapa diri kita dan siapa rekan kita, kolaborasi akan muncul secara alami. Tidak ada lagi asumsi atau konflik yang muncul karena salah paham karakter," ungkapnya.
Aris menjelaskan bahwa penerapan TalentDNA di Jawa Timur dimulai di enam sekolah boarding unggulan, yaitu SMA Taruna Nala, SMA Taruna Bhayangkara, SMA Taruna Brawijaya, SMA Taruna Madani, SMA Taruna Angkasa, dan SMA Pamong Praja. Sejumlah 1.200 siswa telah mengikuti proses pemetaan potensi menggunakan TalentDNA.
Dia menambahkan bahwa sekolah boarding dipilih sebagai langkah awal karena kompleksitas dinamika sosial yang ada di dalamnya. "Anak-anak tinggal bersama, berasal dari berbagai daerah, budaya, dan nilai. Mereka harus saling memahami untuk bisa hidup berdampingan dan belajar bersama," jelasnya.
Lebih lanjut, Aris mengungkapkan bahwa TalentDNA memudahkan guru bimbingan konseling, wali asrama, dan kepala sekolah dalam memahami karakter masing-masing siswa. "Dengan demikian, proses pembinaan menjadi jauh lebih efektif," tuturnya.
Berpengaruh terhadap individu
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur tidak hanya berfokus pada aspek institusional, tetapi juga menunjukkan dampak TalentDNA dalam kehidupan pribadinya. Ia beserta istri dan ketiga anaknya telah melakukan pemetaan potensi menggunakan TalentDNA. "Hasilnya luar biasa. Kami berlima ternyata memiliki karakter dan potensi yang sangat berbeda. Selama ini, banyak orang tua yang memaksakan mimpinya kepada anak tanpa tahu apakah itu sesuai. Dengan TalentDNA, kami jadi saling memahami dan bisa mendukung satu sama lain dengan cara yang lebih tepat," ungkap Aris. Penghargaan yang diraih oleh Pemprov Jatim bukan sekadar simbol keberhasilan teknis, melainkan juga bukti nyata bahwa pendidikan yang berbasis karakter, teknologi, dan empati dapat diterapkan secara efektif di tingkat pemerintahan.
Dalam jangka panjang, pendekatan ini diharapkan dapat menjadi model nasional yang memperkuat pembangunan manusia Indonesia melalui pendidikan yang relevan dengan kebutuhan zaman. "Mudah-mudahan, semakin banyak SDM Jatim yang berprestasi, potensinya berkembang, dan ke depan bisa menjadi pemimpin-pemimpin nasional. Semua diawali dari pemetaan yang tepat, dan itulah keunggulan TalentDNA," tutup Aris. "Melalui inisiatif ini, menunjukkan komitmen ESQ Corp dalam membangun Indonesia melalui pendidikan karakter dan pemetaan potensi berbasis teknologi dan nilai-nilai spiritual. Jawa Timur kini menjadi provinsi pelopor, dan semoga menjadi inspirasi bagi seluruh daerah di Indonesia," tandas dia.
Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam berbagai kesempatan menekankan pentingnya masa depan pendidikan yang berlandaskan pemahaman potensi dan karakter anak. "Dengan sistem yang mampu memetakan kekuatan setiap individu, maka pendidikan akan menjadi arena pertumbuhan, bukan sekadar tempat pengukuran," jelas Khofifah.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3268841/original/055971000_1602808398-201014_Subsidi_Kuota_Internet_Untuk_Peserta_Didik.jpg)