Jakarta International Container Terminal Raih Penghargaan Anugerah Jakarta Utara 2025
Jakarta International Container Terminal meraih penghargaan Anugerah Jakarta Utara 2025 atas kontribusinya di sektor logistik.
Jakarta International Container Terminal (JICT) baru-baru ini meraih penghargaan dalam ajang Anugerah Jakarta Utara 2025. Acara ini digelar oleh Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara pada Kamis, 12 Juni 2025. JICT diakui sebagai salah satu dari 215 nominasi yang berkontribusi positif bagi wilayah tersebut.
Terminal peti kemas terbesar di Indonesia ini terletak di Tanjung Priok, Jakarta Utara, dan didirikan pada tahun 1999. JICT merupakan perusahaan afiliasi dari PT Pelindo II dan Hutchison Ports, dengan luas area operasional mencapai 100 hektar. Setiap tahun, JICT menangani lebih dari 2,2 juta TEUs, melayani ekspor dan impor dengan lebih dari 20 perusahaan pelayaran.
Penghargaan diserahkan oleh Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Juaini, di Kantor Wali Kota Jakarta Utara. Dalam sambutannya, Juaini mengapresiasi kontribusi JICT dan mitra lainnya dalam membangun citra positif wilayah pesisir Ibu Kota. Ia menekankan pentingnya kolaborasi untuk masa depan Jakarta Utara yang lebih baik.
Komitmen JICT dalam Sektor Logistik
Presiden Direktur JICT, Ade Hartono, menyambut baik penghargaan tersebut sebagai bukti nyata komitmen perusahaan dalam sektor logistik nasional. JICT dikenal sebagai pelopor terminal steril 100%, yang mengutamakan keamanan, keselamatan, dan kebersihan dalam operasionalnya.
JICT melakukan berbagai kegiatan operasional seperti bongkar muat peti kemas, pengelolaan yard, dan manajemen dwelling time. Efisiensi operasional JICT dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk volume kargo dan kapasitas yard. Sejak 2008, terminal ini telah melakukan proyek ekspansi untuk meningkatkan kapasitas dan layanan.
Dengan lebih dari 26 negara yang dilayani, JICT berkomitmen untuk memberikan layanan cepat dan efisien 24 jam sehari. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi JICT untuk terus berkontribusi dalam memperkuat Jakarta Utara sebagai gerbang perdagangan internasional yang maju dan inklusif.