Catat! 6 Titik Kantong Parkir di PRJ
Pekan Raya Jakarta atau Jakarta Fair resmi dibuka sampai 13 Juli mendatang.
Pekan Raya Jakarta atau Jakarta Fair resmi dibuka sampai 13 Juli mendatang. Gubernur Jakarta Pramono Anung membuka secara langsung pada Kamis (19/6) malam.
Pemprov Jakarta sudah melakukan berbagai persiapan untuk mengantisipasi tingginya animo pengunjung yang datang membawa kendaraan pribadi.
"Total ada 6 kantorng parkir yang disediakan di sekitar area JIEXPO Kemayoran dengan total Satuan Ruang Parkir (SRP) untuk mobil sebanyak 4.967 kendaraan dan motor sebanyak 5.650 kendaraan," kata Kepala Dinas Perhubungan Jakarta, Syafrin Liputo seperti dikutip dari pesan tertulis, Jumat (20/6).
Enam lokasi kantong parkir tersebut yakni:
1. Kantong parkir B-7 dk depan MGK. Memuat total 80 mobil dan 300 motor.
2. Kantong parkir B-14 di Kantor PPKK. Muat total 50 mobil dan 200 motor.
3. Kantong parkir C-3 yang memuat total 50 mobil dan 1.500 motor.
4. Kantong parkir C-4 di sisi utara JiExpo yang memuat 300 mobil dan 500 motor.
5. Kantong parkir di MGK Mall yang memuat 1.994 mobil dan 1800 motor.
6. Kantong parkir JiExpo yang memuat 2.393 mobil dan 1.350 motor.
Pesan Pramono Anung di Jakarta Fair 2025
Sebelumnya diberitakan, Gubernur Jakarta Pramono Anung mengatakan Jakarta Fair Kemayoran tahun ini bertepatan memperingati rangkaian hari ulang tahun kota Jakarta yang ke-498. Kegiatan tahunan ini, dinilainya sebagai warisan tradisi yang tumbuh bersama-sama sejarah perkembangan kota Jakarta.
"Dimulai dari pameran sederhana pada waktu itu di kawasan Monas, kini Jakarta Fair berkembang menjadi ajang pameran modern, berskala nasional dan internasional yang menampilkan beragam produk-produk dari Indonesia," kata Pramono di JiExpo Kemayoran Jakarta, Kamis (19/6/2025).
Pramono menyebut, Jakarta Fair tahun ini mengusung tema mendukung Indonesia maju melalui inovasi dan karya bangsa yang berkelanjutan. Dia memastikan, Jakarta Fair tetap menekankan komitmen dan peran strategis untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dengan mendorong lahirnya berbagai inovasi.
"Promosi karya anak bangsa, serta penguatan ekosistem usaha lokal yang berkelanjutan di tengah transformasi sebagai pusat perekonomian nasional dan sekaligus kota global," ungkap Pramono.