Kisah Kak Odin dari Bandung, Kenalkan Dongeng untuk Dekatkan Anak dengan Orang Tua
Cerita keseharian atau kisah masa kecil jadi salah satu bentuk dongeng dalam meningkatkan kedekatan anak dengan orang tua
Cerita keseharian atau kisah masa kecil jadi salah satu bentuk dongeng dalam meningkatkan kedekatan anak dengan orang tua
Kisah Kak Odin dari Bandung, Kenalkan Dongeng untuk Dekatkan Anak dengan Orang Tua
Kota Bandung, Jawa Barat memiliki banyak sosok yang peduli dengan literasi, salah satunya Claudine Patricia. Perempuan yang lebih dikenal dengan nama Kak Odin ini terus berjuang mengenalkan dongeng sebagai perekat hubungan anak dengan orang tua.
Dilansir dari laman bandung.go.id, Kamis (30/11), Kak Odin mulai mendongeng sejak 2004 silam saat baru saja menyelesaikan pendidikannya.
“Saya mulai mendongeng itu sekitar tahun 2004,itu juga karena saya sempat setelah lulus dari FISIP Hubungan Internasional. Saya mengambil pendidikan guru TK,” terang Odin saat diwawancara.
Mendongeng bisa dari hal kecil
Dongeng sendiri didefinisikan Odin sebagai kegiatan bercerita. Menurutnya, tema yang diangkat tidak harus selalu soal cerita rakyat atau sejarah yang berat.
Dongeng bisa dimulai dari hal yang kecil, dan mungkin kejadian sehari-hari juga bisa dijadikan sebagai tema dongeng. Menurutnya kegiatan ini bukanlah hal yang menyulitkan.
“Literasi itu sebenarnya tidak sulit. Dongeng itu juga sudah sebuah bentuk literasi dan dongeng itu tidak harus selalu tentang cerita rakyat atau cerita dari buku atau cerita yang kompleks,” terang Claudine.
Fokuskan ke obrolan orang tua dengan anak
Saat bercerita, akan terjalin ikatan yang kuat antara orang tua dengan anak. Ini bisa dimulai dengan kegiatan ngobrol antar keduanya.
Sehingga kata dia, mendongeng bisa dilakukan kapanpun, dengan mengisahkan tentang hal-hal yang dekat dengan keduanya.
“Sebenarnya kalau dari orang tua ke anak, cerita keseharian atau cerita masa kecil jadi lebih kayak ngobrol dengan anaknya. Itu juga ada satu bentuk dongeng atau literasi dan itu juga meningkatkan kedekatan dengan orang tua,” kata Odin
Semangat mendongeng untuk anak
Saat ini dirinya tergabung ke dalam kelompok dongeng Bengkimut, dan juga menjalankan aktivitas sebagai seorang pustakawan di salah satu perpustakaan anak di Kota Bandung.
Bagi para pendongeng seperti dirinya, melihat ekspresi audiensnya yang penasaran juga terbawa kisah menjadi semangatnya.
“Kalau teknik mendongeng kita sudah benar pasti. Ekspresi si anak benar-benar mengikuti jalan ceritanya. Terus di akhirnya mereka kayak yang mendapatkan sesuatu. Ceria banget gitu mukanya, nah itu menjadi satu kepuasan tersendiri untuk saya,” tambahnya
Berharap dongeng bisa menjadi media komunikasi orang tua dengan anak
Odin berharap agar media dongeng bisa menjadi penghantar komunikasi yang baik antara orang tua dengan anak, karena kegiatan tersebut bisa dengan mudah dilakukan oleh siapapun.
Ini juga akan melatih orang tua untuk belajar mendengarkan anaknya, sehingga ikatan keduanya akan semakin kuat.
“Semoga semakin banyak yang akan mendongeng di rumah maupun di manapun,” tuturnya.